Electronik Health Record (EHR) merupakan inovasi dalam sistem pelayanan kerehatan modern yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi melalui digitalisasi catatan medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presepsi kemudahan dan hambatan pada perawat terhadap pengaplikasian EHR. Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan di database online yaitu PubMed, Google Cendekia, Scopus, dan ScienceDirect untuk rentang tahun 2015-2025, menggunakan kata kunci seperti "EHR," "Electronic Health Record," "Nurse Perception," dan "Nurse Experience." Kriteria inklusi mencakup artikel full-text mengenai persepsi kemudahan dan hambatan penggunaan EHR oleh perawat dengan desain studi cross-sectional, mix-method, dan kualitatif. Total 12 artikel relevan berhasil diekstraksi dan dinilai kualitasnya menggunakan CASP. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perawat memberikan presepsi positif terkait kemudahan EHR karena meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akses informasi, didukung oleh fitur manajemen tugas dan integrasi data. Namun, terdapat hambatan signifikan yang meliputi isu teknis (misalnya, antarmuka rumit, sistem crash, koneksi lambat, keterbatasan perangkat), hambatan psikologis (resistensi, kecemasan), dan organisasi (beban kerja, prosedur rumit, kurangnya pelatihan memadai), serta gangguan interaksi langsung perawat-pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaplikasian EHR memerlukan pendekatan yang lebih holistik yang tidak hanya berfokus pada teknologi tetapi juga kesiapan pengguna, infrastruktur, pelatihan berkelanjutan, dan mitigasi dampak psikologis untuk mengoptimalkan dukungan terhadap perawat dan kualitas pelayanan.Kata Kunci: Electronic Health Record (EHR), presepsi EHR, kepuasan HER, perawat