Kecemasan pada pasien pre operasi merupakan kondisi psikologis yang tidak bisa dihindari. Penyebab munculnya kecemasan yaitu ketakutan terhadap prosedur operasi sebanyak 65%, khawatir terhadap hasil operasi 55%, rasa sakit pasca operasi 50%. Jika kecemasan ini tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berdampak buruk pada kondisi fisik dan psikologis pasien, seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, serta gangguan pemulihan pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan metode eksperimen. Desainnya adalah two group Pretest-Posttest Design yang dilakukan terhadap dua kelompok intervensi dan kontrol. Jumlah sampel ditemukan sebanyak 32 responden. Instrument dalam penelitian ini meliputi: SOP aromaterapi lavender dan Kuesioner HARS (Hamilton anxiety rating scale). Analisa bivariat menggunakan uji mann whitney test karena data berupa kategorik. Hasil penelitian menjelaskan tingkat kecemasan sebelum diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 7 (21,9%) responden cemas sedang pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok control. Setelah diberikan tindakan diketahui bahwa terdapat 6 (18,8%) responden cemas ringan pada kelompok intervensi disatu sisi terdapat 9 (28,1%) responden cemas sedang pada kelompok kontrol. Uji statistik mann whitney menunjukkan bahwa nilai p = 0,011 yang artinya ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pra pembedahan di RS PKU Muhammadiyah Mayong.