M. Srihartatiningsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INFLUENCE OF PREDISPOSING, ENABLING, REINFORCING FACTORS ON THE UTILIZATION OF NON-COMMUNICABLE DISEASE POSTS (NCDS) FOR THE ELDERLY IN THE ERA OF COVID-19 PANDEMIC Herlina Herlina; Juliming Kenedy; M. Srihartatiningsih
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.1951

Abstract

Upaya memonitoring kesehatan lansia sangat dibutuhkan pelayanan kesehatan melalui program Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dimana Indonesia merupakan negara dengan struktur penduduk tua (Aging Population). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Faktor Predisposing, Enabling, Reinforcing terhadap pemanfaatan posbindu PTM lansia era pandemi Covid-19 di Desa Suka Bangun wilayah kerja Puskesmas Sungai Betung tahun 2022. Metode: Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Sukan Bangun wilayah kerja Puskesmas Sungai Betung tahun 2022 yang berjumlah 134 orang.Hasil uji statistic terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era pandemic Covid-19. ditemukan: a. Nilai p value = 0,001 artinya p 0,05 yaitu pengetahuan, sikap, Pendidikan, dan dukungan tenaga kesehatan dan nilai p value = 0,011 artinya p 0,05 dukungan keluarga. b.Nilai p value = 0,132 artinya p 0,05 yaitu dukungan Kader, nilai p value = 0,128 artinya p 0,05 yaitu jarak tempuh dan nilai p value = 0,238 artinya p 0,05 yaitu transportasi Kesimpulan: a. Ada pengaruh dari pengetahuan, sikap, Pendidikan, dan dukungan tenaga Kesehatan, dan dukungan keluarga terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era Pandemi Covid-19. b. Tidak ada pengaruh dari dukungan Kader, jarak tempuh dan transportasi terhadap pemanfaatan Posbindu PTM lansia era pandemic Covid-19.