Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan kewirausahaan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi siswa di SMK Negeri 03 Taruna Rejang Lebong. Kemandirian ekonomi siswa menjadi isu penting dalam pendidikan kejuruan, mengingat tantangan lapangan kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan SMK tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan empat orang guru, observasi langsung pada unit produksi pertanian dan peternakan, serta studi dokumentasi terkait program kewirausahaan dan pengelolaan keuangan sekolah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kewirausahaan berbasis pertanian (budidaya ikan nila, lele, dan ikan hias) dan peternakan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kemandirian siswa, penguasaan keterampilan praktis, serta pembentukan karakter wirausaha. Peran kepala sekolah dan guru terbukti sangat strategis dalam mendukung keberlanjutan program melalui integrasi kurikulum, pembelajaran berbasis proyek, dan kerja sama dengan sektor industri. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan modal, risiko kerugian produksi, keterbatasan waktu praktik, serta rendahnya kepercayaan diri sebagian siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pendidikan kewirausahaan yang terintegrasi dengan unit produksi sekolah dapat memperkuat kemandirian ekonomi siswa dan sekolah, serta meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan usaha.