Mike Nur Widyanti
Universitas Darul Ulum

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesediaan Petani untuk Menanam Bayam dengan Sistem Kontrak M Sofwan; Mochammad Ilham Firdaus; Mike Nur Widyanti
KAMBIUM Jurnal Pertanian Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/kambium.v1i1.1105

Abstract

Sistem kontrak dalam budidaya bayam menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan memberikan kepastian harga dan jaminan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih sistem kontrak serta menentukan faktor dominan yang berperan dalam keputusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara terhadap 30 petani bayam, terdiri dari 20 petani yang mengikuti sistem kontrak dan 10 petani yang tidak mengikuti sistem kontrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang bersedia mengikuti sistem kontrak umumnya berusia di bawah 40 tahun dan memiliki akses luas terhadap informasi digital. Mereka tertarik pada kepastian harga, jaminan penjualan, serta akses terhadap pinjaman modal dan pembinaan teknis. Sebaliknya, petani yang lebih berpengalaman dalam budidaya dan pemasaran cenderung memilih sistem non-kontrak karena mereka sudah memiliki jaringan pasar yang stabil dan lebih fleksibel dalam menentukan harga jual. Faktor dominan yang mempengaruhi keputusan petani adalah jaminan penjualan dan akses terhadap informasi pasar. Petani muda lebih mengutamakan keamanan dalam pemasaran hasil panen, sedangkan petani berpengalaman lebih memilih kebebasan dalam mengelola usaha tani mereka. Oleh karena itu, untuk meningkatkan partisipasi petani dalam sistem kontrak, diperlukan pendekatan yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan masing-masing kelompok petani.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kesejahteraan Petani Tembakau Di Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk Ika Kristie Febri Amalia; Enis Muzaroh; Mike Nur Widyanti
KAMBIUM Jurnal Pertanian Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/kambium.v1i2.1202

Abstract

Lengkong Subdistrict, particularly Ketandan,Ngringin, and Jati Villages, is the largest tobacco production centre in Nganjuk Regency. Despite high tobacco production, farmers' welfare has not beenfully achieved due to various factors such as processing and marketingthat are not yet optimal. This study aims to analyse the influence of income, education, and land area on the welfare of tobacco farmers in Lengkong SubdistrictLengkong. A total of 50 respondents were selected using random sampling techniques, anddata was collected through a Google Form questionnaire. Data analysis was performedusing SPSS 26.0. The results showed that the income variablesignificantly influenced farmers' welfare,as indicated by a t-value of 2.429 and a significance level of 0.022. Meanwhile,the variables of education (t count 1.702) and land area (t count 0.503) did nothave a significant effect because the significance value was greater than 0.05. The simultaneous test showed that the three variables together had an effecton farmer welfare with a calculated F value of 11.070, which was greaterthan the table F. Among all the variables, income had the highest Standardised Coefficients Beta value, making it the most dominant factorinfluencing the welfare of tobacco farmers in Lengkong Subdistrict