Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Sumber Daya Alam melalui Teknik Konservasi Tanah untuk Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Kering Wismaria Telaumbanua; Dermawan Zebua
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): JIMAKUN - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jimakun.v2i1.1231

Abstract

Population growth drives an increase in the intensity of land management in the upstream watershed area, both inside and outside the forest area, which has the potential to have a negative impact on the hydrological conditions of the watershed. Therefore, innovation is needed in the development of integrated land and water resource conservation programs, based on community settlement groups, and synergized with poverty alleviation programs to improve community welfare. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) approach as its main method. Literature review is a systematic process that involves tracing, collecting, and analyzing data from various relevant library sources. In this context, the type of research applied is descriptive research, which aims to provide a comprehensive picture of the phenomena being studied. Soil is an important part of the earth system that plays a role in maintaining the function, change, and stability of ecosystems. The selection of soil cultivation methods must consider the level of soil density and porosity to ensure optimal soil structure for plants. One of the innovations that continues to be developed is soil conservation techniques that are specific to acidic drylands. Soil conservation must consider local knowledge because of its significant impact on increasing soil and plant productivity. Soil conservation techniques have a significant positive impact on the efficiency of water use in drylands. The application of techniques such as terracing, planting parallel to contours, and the use of organic ground cover can reduce water loss through surface flow and increase water infiltration into the soil. Soil moisture that is maintained longer through soil conservation allows plants to get a more stable water supply, especially in the dry season.      
Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Edukasi Penggunaan Pupuk Organik di Desa Tetehosi Afia Yamolala Zega; Yana Sarah Telaumbanua; Wismaria Telaumbanua; Putra Oculi Harefa; John Fiser Harefa; Jelisetia Harefa; Metodius Bate'e; Murni Zega; Oinasokhi Telaumbanua
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada petani di Desa Tetehosi Afia mengenai manfaat dan cara penggunaan pupuk organik dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman padi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang harganya terus meningkat, membebani biaya produksi, serta berdampak pada penurunan kualitas tanah dalam jangka panjang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas empat tahap, yaitu pembukaan, pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab, serta sesi foto bersama. Pada tahap pembukaan, disampaikan sambutan dari Kepala Desa dan tim pelaksana serta perkenalan tim kepada peserta. Materi yang disampaikan mencakup pengertian pupuk organik, jenis-jenis pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang, dan pupuk organik cair, cara pembuatannya dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar desa, serta waktu dan takaran aplikasi pada tanaman padi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menyambut baik materi yang disampaikan, terlihat dari keaktifan bertanya dan diskusi mengenai kendala yang selama ini dihadapi di lahan masing-masing. Sebagian petani yang semula ragu beralih dari pupuk kimia mulai memahami bahwa peralihan dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengabaikan hasil panen. Pemahaman peserta mengenai variasi jenis pupuk organik juga meningkat dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi petani di Desa Tetehosi Afia untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia serta meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan.