Perkembangan teknologi digital ssaat ini telah mendorong transformasi sistem pembayaran yang awalnya menggunakan uang tunai berubah menjadi transaksi non-tunai yang lebih mudah, aman, dan cepat. Salah satu inovasi yang telah dikembangkan oleh Bank Indonesia yaitu Quick Response Code (QRIS) yang menjadi standar pembayaran berbasis QR code yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai alat pembayaran digital. Namun, penggunaan QRIS terutama dalam kalangan remaja, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), masih rendah karena kurangnya edukasi dalam hal pengelolaan literasi keuangan, sehingga pemahaman mengenai manfaat, cara penggunaan, dan juga cara menjaga keamanan transaksi digital sangat minim. Kurangnya pemahaman tersebut memengaruhi pengetahuan siswa dalam penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital dan juga, sebagai generasi sekarang, mereka terlambat beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang kami lakukan di SMK Negeri 3 Gunungsitoli bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa untuk meningkatkan literasi keuangan mereka dan cara penggunaan QRIS sebagai alat transaksi non-tunai. Kegiatan atau program PKM yang kami lakukan diharapkan dapat menambah wawasan SMK Negeri 3 Gunungsitoli dalam pemanfaatan teknologi, khususnya dalam penggunaan QRIS sebagai alat transaksi non-tunai, dan serta dapat membantu siswa menjadi masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.