Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Decision Support System for Selecting the Best Rental House with Weight Product in Sidokare District, Sidoarjo Regency Akas Bagus Setiawan; Eka Yuniar; Mas'ud Hermansyah; Mujiono Mujiono; David Juli Ariyadi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8865

Abstract

The demand for rental housing in high-mobility areas such as Sidokare District, Sidoarjo Regency, continues to increase along with the region's economic development. However, prospective tenants often face difficulties in selecting the right rental house due to unstructured information and subjective decision-making processes. This study aims to develop a web-based Decision Support System (DSS) capable of providing objective and measurable rental housing recommendations. The method used is the Weighted Product (WP), a multicriteria decision-making technique that normalizes weights through multiplication operations. This system evaluates five rental housing alternatives based on eight main criteria, including price, location, facilities, security, and comfort. The results show that Sukun Rental House is the best alternative with the highest preference value of 0.0769. The practical implication of this study is the availability of an efficient digital tool for residents and students in Sidokare to compare various housing options transparently and quickly. This system successfully minimizes subjectivity in housing selection and helps users find the housing that best suits their financial priorities and functional needs.
Pengembangan Model Bisnis dan Branding Produk Sabun Kopi Aromaterapi sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah BUMDes Desa Badean, Jember R Alamsyah Sutantio; Dinu Saadillah; Lintang Anis Bena Kinanti; Fitriya Andriyani; Eka Yuniar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 6 (2026): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/fzsemx03

Abstract

Desa Badean merupakan salah satu desa di Kabupaten Jember yang memiliki potensi sumber daya lokal yang cukup besar, khususnya pada komoditas kopi. Namun demikian, pemanfaatan kopi di tingkat desa masih cenderung terbatas pada penjualan dalam bentuk biji atau bubuk, sehingga nilai keuntungan yang diperoleh masyarakat relatif rendah dan sangat bergantung pada fluktuasi harga pasar. Upaya peningkatan nilai tambah komoditas kopi dilakukan melalui inovasi produk sabun aromaterapi berbahan dasar kopi lokal Desa Badean. Pemanfaatan kopi sebagai sabun aromaterapi didasarkan pada potensi wisatanya yaitu Sungai Puncak Badean sehingga terjadi integrasi antara potensi kopi dengan wisata di desa tersebut. Selain itu perlu adanya pengembangan model bisnis yang jelas agar seluruh elemen usaha dapat tersusun secara sistematis dan mendukung satu sama lain. Pendekatan Business Model Canvas (BMC) menjadi salah satu strategi yang dapat membantu BUMDes dalam merancang dan memetakan model bisnis secara menyeluruh. Penguatan branding melalui desain logo dan kemasan yang menarik juga dilakukan untuk membangun identitas produk serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Strategi pemasaran juga dirancang secara daring dan luring dengan tujuan untuk memperluas pangsa pasar. Strategi tersebut dikembangkan dengan tujuan agar produk tidak hanya dipasarkan di lokasi wisata tetapi juga melalui media sosial maupun marketplace untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan produk sabun kopi aromaterapi berbahan dasar kopi lokal yang telah dibranding melalui logo dan kemasan yang menarik sebagai identitas produk unggulan Desa Badean. Hasil kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang proses pembuatan sabun kopi aromaterapi tetapi juga keterampilan pengelola BUMDes dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal sehingga memberikan dampak positif dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan meningkatkan sumber pendapatan desa.