Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KARAKTERISTIK GEOMORFOLOGI DAERAH CIBENDA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN CIEMAS, CILETUH PALABUHANRATU UGG, PROVINSI JAWA BARAT: GEOMORPHOLOGICAL CHARACTERISTICS OF CIBENDA AND SURROUNDING AREA, CIEMAS DISTRICT, CILETUH PALABUHANRATU UGG, WEST JAVA PROVINCE Khoerunisa, Resa; Pratiwi, Santi Dwi; Rosana, Mega Fatimah
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 1, FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v6i1.21993

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di daerah Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, yang merupakan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi secara rinci karakteristik satuan geomorfologi yang berkembang serta mengelompokkan persebaran litologi pada setiap satuan. Analisis karakteristik geomorfologi dilakukan berdasarkan penginderaan jauh menggunakan data DEM SRTM, yang diolah dengan perangkat lunak ArcGIS, QGIS, dan Global Mapper, serta dilakukan observasi lapangan untuk pemetaan geomorfologi dan persebaran litologi sesuai standar ilmiah, guna memadukan hasil observasi dengan data penginderaan jauh. Peta yang digunakan memiliki skala 1:12.500. Analisis karakteristik geomorfologi dilakukan dengan pendekatan berdasarkan aspek-aspek geomorfologi, yaitu morfografi (bentuk lahan dan pola pengaliran), morfometri (kemiringan lereng), dan morfogenetik (proses endogen dan eksogen). Karakteristik geomorfologi di wilayah penelitian dapat dikelompokkan menjadi lima satuan geomorfologi, yaitu Satuan Geomorfologi Dataran Rendah Fluvial dengan litologi berupa alluvium, Satuan Geomorfologi Perbukitan Struktural Agak Landai dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, Satuan Geomorfologi perbukitan struktural agak curam dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, Satuan Geomorfologi perbukitan rendah struktural agak curam dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, dan Satuan Geomorfologi perbukitan struktural terjal dengan litologi berupa Lava Basaltik, Batupasir, dan Breksi. This research was conducted in the Cibenda area, Ciemas District, Sukabumi Regency, West Java Province, which is part of the Ciletuh Palabuhanratu Geopark. The objective of the study is to identify the characteristics of the developed geomorphological units and classify the distribution of lithology in each unit. The analysis of geomorphological characteristics was carried out using remote sensing with SRTM DEM data, processed using ArcGIS, QGIS, and Global Mapper software, along with field observations for geomorphological mapping and lithology distribution according to scientific standards, to integrate the field observations with remote sensing data. The map used has a scale of 1:12,500. Geomorphological characteristics analysis is carried out with an approach based on geomorphological aspects, such as morphography (landforms and drainage patterns), morphometry (slope), and morphogenetics (endogenous and exogenous processes). Geomorphological characteristics in the study area can be grouped into five geomorphological units, namely fluvial lowland geomorphology unit with lithology in the form of alluvium, structural hills geomorphology unit slightly sloping with lithology in the form of sandstone and breccia, steep structural hills geomorphology unit with lithology of sandstone and breccia, steep structural low hills geomorphology unit with lithology of sandstone and breccia, and steep structural hills geomorphology unit with lithology of basaltic lava, sandstone, and breccia.
PKM PEMETAAN POTENSI KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN BUDAYA DI DESA PASIRPANJANG UNTUK PENGEMBANGAN GEOWISATA GEOPARK CILETUH Akbar, Farhan Ali; Pratiwi, Santi Dwi
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i4.54617

Abstract

Sektor pariwisata memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat, dengan Geopark Ciletuh Palabuhanratu UGG sebagai salah satu daya tarik utama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan potensi keanekaragaman hayati dan budaya di Desa Pasirpanjang, Sukabumi, sebagai dasar pengembangan desa wisata berbasis geowisata. Metode yang digunakan meliputi wawancara purposive dengan 25 responden, FGD, observasi lapangan, dan pemetaan spasial selama empat bulan. Hasil PKM menunjukkan potensi flora seperti kelapa (menempati 20% dari total luas lahan pertanian), padi (15,42%), umbi-umbian, dan anggur hutan, serta fauna seperti biawak. Potensi budaya yang terus dijaga dan dilestarikan yaitu kesenian Pencak Silat Macan Tutul Putra dan Sanggar Seni Gelar Asih, yang berkontribusi pada pelestarian warisan budaya lokal. Pembuatan produk kuliner berbasis sumber daya lokal, seperti Inter dan Gadung, menunjukkan integrasi inovasi modern dengan kearifan tradisional. Berdasarkan tingkat partisipasi masyarakat dan keberlanjutan kegiatan kebudayaan lokal, 14 titik lokasi potensi biodiversity dan cultural diversity dapat dipetakan sebagai kawasan wisata yang memiliki potensi tinggi.  Keanekaragaman hayati dan budaya di Desa Pasirpanjang yang berdekatan dalam radius 200 meter memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis edukasi dan konservasi.The tourism sector plays an important role in driving economic growth in West Java, with the Ciletuh Palabuhanratu UGG Geopark as one of the main destinations. This community service activity aims to mapping the potential of biodiversity and culture in Pasirpanjang Village, Sukabumi, as a basis for village development based on geotourism. The methods applied included purposive interviews with 25 respondents, FGD, field observations, and spatial mapping during four months. The PKM results showed potential flora such as coconut (occupying 20% of the total agricultural land area), rice (15.42%), tuber crops, and forest grapes, as well as fauna such as lizards. The cultural activities that continue to be maintained and preserved are the Pencak Silat Macan Tutul Putra art and Gelar Asih Art Studio, which contribute to the preservation of local cultural values The creation of culinary products based on local resources, such as Inter and Gadung, demonstrates the integration of modern innovation with traditional wisdom. Based on the level of community participation and the sustainability of local cultural activities, 14 potential biodiversity and cultural diversity locations can be mapped as tourism areas with high potential. The biodiversity and cultural diversity of Pasirpanjang Village within a 200 meter radius has great potential to be developed as an educational and conservation-based tourism village.