This Author published in this journals
All Journal SEMAR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Partisipasi masyarakat terhadap penanganan banjir di kecamatan datuk bandar kota TanjungBalai Raysyah Raysyah; Ilham Mirzaya Putra
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir di Kecamatan Datuk Bandar, Kota TanjungBalai .Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan partisipasi warga dalam mitigaasi banjir, yang cenderung bersifat reaktif dan tidak berkelanjutan .Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi masyarakat, dampaknya terhadap banjir, serta peran keterlibatan masyarakat dalam mitigasi banjir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulandata melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari 3 warga terdampak dan 2 pejabat pemerintah .Data dianalisis melalui melalui proses reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam mitigasi banjir meliputi gotong royong, pembangunan jembatan darurat, pelaporan kepada pemerintah, serta edukasi lingkungan .Namun partisipasi ini masih bersifat reaktif dan terbatas pada pascabanjir. Dampak partisipasi masyarakat meliputi pengurangan genangan air, peningkatan kesadaran lingkungan ,serta percepatan respon darurat. Sementara itu masyarakat berperan dalam mitigasi banjir dengan meminimalisir risiko, meningkatkan efektivitas kebijakan pemerintah serta menumbuhkan kesadaran dan ketahanan sosial. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya penignkatan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat agar partisipasi mereka lebih optimal dan berkelanjutan. Pemerintah diharapkan dapat mengembangkan strategi mitigasi yang lebih partisipatif melalui edukasi dan koordinasi yang lebih baik.