This Author published in this journals
All Journal SEMAR
Mustapha Abolore Abdulwahab
Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Edukatif Berbasis Permainan Interaktif dalam Pembelajaran Manajemen Pemilahan Sampah pada Murid Sekolah Dasar Choirul Anam; Tanaya Nafilya Mumtaz; Yosefina Angie Sekhinah Christy; Danar Praseptiangga; Gani Cahyo Handoyo; Lia Umi Khasanah; Mujiyo Mujiyo; Farouk Heidar Barido; Raka Rayhan Pasha; Rachel Amanda Meilanny Subowo; Saskia Maritza Ramania; Mustapha Abolore Abdulwahab; Ana Rosmiati; Ipung Kurniawan Yunianto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110335

Abstract

Edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku ramah lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemilahan sampah organik dan anorganik untuk siswa kelas 1, 2, dan 3 sekolah dasar. Metode partisipatif yang digunakan adalah permainan edukatif “mencari harta karun” untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan di SDN 1 Turus, Polanharjo, Klaten. Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberi peta petunjuk menuju “harta karun” berupa berbagai benda atau sampah. Setelah menemukannya, mereka menempelkan stiker sampah pada tempat sampah sesuai kategori organik atau anorganik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 15 Juli 2025 ini mendapat antusias tinggi dari para siswa. Melalui permainan ini, siswa memperoleh pengetahuan teoritis dan pengalaman praktis tentang pentingnya memilah sampah dengan benar. Hal tersebut terlihat dari kemampuan anak-anak memisahkan sampah organik dan anorganik berdasarkan tempat sampah yang tersedia. Secara keseluruhan, metode ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan berbasis permainan efektif diterapkan pada anak usia sekolah dasar, karena 83,34 persen siswa berhasil memisahkan sampah dengan benar. Metode interaktif ini dapat menjadi model alternatif yang menjanjikan untuk sosialisasi lingkungan di sekolah. Di masa yang akan datang, siswa dapat berperan aktif dan berkolaborasi dengan mitra pengelolaan sampah, yaitu bank sampah ”Mrisen Makmur” yang ada di desa tersebut.