Cyberbullying merupakan salah satu dampak yang dapat dirasakan oleh para pengguna media sosial, terutama kalangan remaja. Korban dari cyberbullying umumnya merasa cemas, rendah diri, bahkan sampai pada depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan intensi perilaku cyberbullying sebagai upaya untuk mencegah meningkatnya kasus cyberbullying. Intervensi yang dilakukan adalah program CYCOGAME yang berisi psikoedukasi, permainan tradisional, dan bermain peran dengan 15 responden berusia 15 - 17 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest, dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensi perilaku cyberbullying berbeda secara signifikan sebelum dan sesudah intervensi.