Kecerdasan artifisial (AI) semakin banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, tetapi pemahaman dan penerapannya di lembaga pendidikan berbasis keislaman seperti Madrasah masih terbatas. Padahal pengenalan dan pemahaman teknologi kecerdasan artifisial secara mendalam dapat membantu mempercepat kinerja guru tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman yang menjadi fokus pendidikan di Madrasah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi kecerdasan artifisial kepada guru-guru Madrasah Madani Alauddin, kabupaten Gowa melalui seminar yang mencakup materi sejarah dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial, peran teknologi kecerdasan artifisial dalam kehidupan, manfaat teknologi kecerdasan artifisial dalam bidang pendidikan, etika penggunaan teknologi artifisial, dan aplikasi/tools berbasis kecerdasan artifisial yang dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran seperti Magic School, Teachy, dan ChatGPT. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, meskipun masih terdapat tantangan dalam penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan artifisial secara efektif seperti penggunaan ChatGPT yang belum optimal karena terbatasnya pemahaman tentang penulisan prompt yang tepat agar ChatGPT memberikan jawaban yang relevan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai kualitas materi, demonstrasi, dan relevansi kegiatan sebagai sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan peserta. Diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan dan pendampingan teknis agar pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran dapat diimplementasikan secara optimal dan tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman.