Pelindian emas dari tailing amalgamasi dengan menggunakan metode klorinasi basah telah berhasil dilakukan. Pada penelitian ini, proses pelindian emas dilakukan dengan persen padatan divariasikan pada 10%, 15%, 20%, 25% menggunakan oksidator H2O2 30%. Pelindian selanjutnya dengan persen padatan 25% tanpa menggunakan oksidator H2O2 30%. Untuk kondisi operasi lainnya dijaga konstan dengan suhu operasi 60°C, berat sampel 100 gram, dan ukuran partikel 200 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan kembali emas tertinggi sebesar 58,68% pada persen padatan 25%. Sedangkan, perolehan kembali emas terendah sebesar 10,94% pada persen padatan 10%. Penggunaan H2O2 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perolehan kembali emas, yaitu ketika menggunakan H2O2 mendapatkan perolehan kembali emas sebesar 58,68% dibandingkan tanpa menggunakan H2O2 sebesar 1,15%.