Surya Wisada Dachi
PGSD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Sumatera utara, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Biji Durian Menjadi Tepung Dalam Menciptakan Peluang Usaha Untuk Ibu PKK Theresia Febiola Sitorus; Kiki Mewani Simarmata; Mira Anggraini Zein; Indah Santika; Mamanda Silitonga; Surya Wisada Dachi
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i2.3145

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Limau Manis dalam mengolah biji durian menjadi produk bernilai tambah, serta merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung diversifikasi pangan lokal dan peningkatan pendapatan keluarga. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Limau Manis dalam mengolah limbah rumah tangga, khususnya biji durian, menjadi tepung sebagai produk pangan bernilai ekonomis. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi penyampaian materi dan sesi praktik. Dalam sesi penyampaian materi, peserta aktif berdiskusi mengenai manfaat gizi, ketahanan penyimpanan, dan peluang pemasaran dari tepung biji durian. Sesi praktik mencakup pendampingan intensif dalam seluruh tahapan pembuatan tepung, mulai dari pencucian, perebusan, pengupasan, pengeringan, hingga penggilingan menggunakan peralatan sederhana. Dari 10 peserta, 80 persen berhasil mengikuti seluruh proses dengan baik, sementara 20 persen menghadapi kendala pada tahap penggilingan karena keterbatasan alat yang tersedia di lokasi. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa materi pelatihan mudah dipahami dan menyatakan ketertarikan tinggi untuk mengembangkan produk olahan pangan berbasis tepung biji durian. Pelatihan ini terbukti memberdayakan masyarakat melalui transfer keterampilan baru, mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan limbah rumah tangga, serta memperkuat kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan di Desa Limau Manis.