Dinda Kania Anggraini
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembagian Waris Masyarakat Aceh Hareuta Peunulang Menurut Hukum Adat Dinda Kania Anggraini; Renny Ayu Puspitasari
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman budaya dan adat menjadikan Indonesia negara yang memiliki keunikan tersendiri. Hukum adat di Indonesia sudah diakui oleh negara demi memenuhi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Sistem pewarisan di setiap daerah di Indonesia memilki sistem yang berbeda, salah satunya di wilayah Aceh. Masyarakat Aceh yang terkenal kekentalannya dalam menjalankan syariat islam memiliki tatanan dan pola adat yang berbeda dari daerah lain. Harta penulang sama seperti istilah hibat bersyarat yang telah dikenal oleh masyarakat Aceh. Menurut adat yang berlaku, pemanfaatan harta milik anak perempuan yang telah kawin dimanfaatkan untuk anggota keluarganya, Pada tingkat praktis, pemberian hareuta peunulang bertujuan menghindari ketidakadilan di antara ahli waris di masa mendatang. Keselarasan antara nilai-nilai adat dengan prinsip-prinsip hukum Islam menjadi landasan bagi pembagian warisan di Aceh, menunjukkan upaya untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga serta masyarakat secara lebih luas.