Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Corporate Governance Memoderasi Hubungan Audit Internal dengan Pendeteksian Kecurangan Laporan Keuangan Shally Khomilah; Dwi Fitrianingsih
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 6 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i6.12392

Abstract

This study aims to analyze the effect of internal audit on the detection of fraudulent financial statements and examine the role of corporate governance in moderating the relationship in State-Owned Enterprises (SOEs) listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2023–2024 period. Fraudulent financial reporting remains a serious issue in SOEs, indicating weaknesses in internal supervision and corporate governance implementation. Therefore, internal audit and corporate governance are expected to play an important role in improving fraud detection effectiveness. This research uses a quantitative method with an associative approach. The data used are secondary data obtained from annual reports and financial statements of SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange. The sampling technique applied was purposive sampling, resulting in 14 companies with 28 observation data during the research period. Data analysis was conducted using panel data regression with the assistance of EViews 12 software. The results indicate that internal audit has an effect on the detection of fraudulent financial statements. In addition, corporate governance is able to moderate the relationship between internal audit and fraudulent financial statement detection. Strong corporate governance implementation strengthens the effectiveness of internal audit in detecting indications of fraud in financial reporting. These findings imply that companies need to improve the quality of internal audit functions and strengthen corporate governance practices to minimize the risk of financial statement fraud. This study contributes to the literature on internal audit, corporate governance, and fraud detection, particularly in the context of Indonesian SOEs.
Pendampingan Penerapan Audit Internal Sebagai Upaya Peningkatan Tata Kelola Keuangan pada UMKM: Pengabdian Shally Khomilah; Dwi Fitrianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum tertibnya pencatatan keuangan, tidak adanya pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi, lemahnya pengendalian internal, serta belum adanya evaluasi keuangan secara berkala. Selain itu, pemahaman pelaku UMKM terhadap audit internal masih rendah dan belum pernah mendapatkan pendampingan dalam penerapannya. Kondisi ini menyebabkan rendahnya kualitas tata kelola keuangan, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, pemborosan biaya, hingga potensi kecurangan. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini menawarkan pendampingan penerapan audit internal sederhana yang disesuaikan dengan kondisi UMKM. Kegiatan meliputi pelatihan dasar tata kelola keuangan, pendampingan penyusunan pencatatan keuangan sederhana, penerapan prosedur pengendalian internal, serta praktik audit internal secara langsung. Selain itu, mitra juga didampingi dalam penyusunan laporan keuangan periodik dan evaluasi kondisi usaha. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan aplikatif agar mitra dapat langsung memahami dan menerapkan sistem yang diberikan. Target luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam mengelola keuangan usaha secara tertib dan sistematis, tersusunnya laporan keuangan sederhana, serta diterapkannya audit internal sebagai alat pengendalian dan evaluasi usaha. Selain itu, diharapkan terbentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Rencana kegiatan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari perizinan dan observasi awal untuk mengidentifikasi kondisi mitra, dilanjutkan dengan sosialisasi program. Tahap inti berupa pelatihan dan pendampingan dilaksanakan untuk memperbaiki sistem pencatatan dan pengendalian keuangan. Selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program, diikuti dengan publikasi hasil kegiatan, serta penyusunan laporan akhir. Dengan pendekatan ini, diharapkan kegiatan pengabdian dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan tata kelola keuangan UMKM.