Burhanudin Gasim Soka
Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibrahimy

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Hemoglobin Pasien Gagal Ginjal Kronik Di RSUD Provinsi NTB Hafizaturrahmah; Burhanudin Gasim Soka; Udrika Lailatul Qodri
Tinctura Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v7i1.7950

Abstract

Penurunan kinerja ginjal yang berkelanjutan yang disebabkan oleh kerusakan struktur ginjal dan fibrosis interstisial dikenal sebagai gagal ginjal kronik. Defisiensi eritropoietin, yang bertanggung jawab atas pembentukan eritrosit, menyebabkan kerusakan ginjal, yang meningkatkan risiko anemia. Tujuan penelitian yaitu membandingkan hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisa dan terapi tambahan untuk meningkatkan hemoglobin pasien gagal ginjal kronik di RSUD Provinsi NTB serta mengevaluasi efektivitas hemodialisa dan terapi tambahan. Metode kuantitatif komparatif dengan cross-sectional yang digunakan. Data dikumpulkan secara retrospektif dan dianalisis menggunakan SPSS dengan p-value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisa berbeda; terapi tambahan PRC memiliki hasil rata-rata 1,8 g/dl, PRC dengan asam folat 3,8 g/dl, dan PRC dengan eritropoietin 4 g/dl, masing-masing dengan p<0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa PRC dengan eritropoietin memiliki hemoglobin terendah, dengan peningkatan hemoglobin rata-rata 1,8 g/dl, dan PRC dengan hemoglobin tertinggi, dengan peningkatan hemoglobin rata-rata 4 g/dl. Oleh karena itu, hemoglobin pasien gagal ginjal kronik RSUD Provinsi NTB meningkat setelah hemodialisa dan terapi tambahan, dengan PRC dan eritropoietin yang paling efektif.