Marihot Manullang
Program Studi Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Agribisnis Jagung Di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Ledy Lurini Manik; Marihot Manullang; Jhonson A Marbun; Ringkop Situmeang
Jurnal Regional Planning Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Regional Planning Vol 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gzfg2t09

Abstract

Kabupaten Simalungun merupakan sentra pertanaman jagung di Provinsi Sumatera Utara dimana salah satu Kecamatan yaitu Kecamatan Gunung Maligas yang merupakan tingkat produktivitasnya diatas rata rata produktivitas Jagung di Kabupaten Simalungun. Jagung mempunyai peran mendukung perekonomian nasional, mengingat fungsinya yang multiguna. Jagung dapat dimanfaatkan untuk pangan, pakan, dan bahan baku industri. Tujuan dari penelitian adalah : untuk menganalisis Strategi Pengembangan Jagung di Kecamatan Gunung Maligas jagung ditinjau dari keadaan finansial di daerah penelitian, menjelaskan informasi strategi pengembangan budidaya jagung, menjelaskan kebijakan yang dilaksanakan guna mendorong pengembangan usaha budidaya jagung. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan jumlah produksi. Metode analisis untuk menjelaskan strategi pengembangan usahatani jagung digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa : usahatani jagung didaerah penelitian layak untuk diusahakan; strategi usahatani jagung yang perlu dilaksanakan petani adalah strategi, Meningkatkan produksi dengan menggunakan atau mengadopsi tehnologi pertanian yang tepat, meningkatkan potensi lahan dan memanfaatkan bantuan pemerintah untuk peningkatan produksi, melakukan kerjasama dengan pihak industri atau pemerintah, melakukan kerjasama atau kemitraan dengan pihak industri atau pemerintah untuk memperoleh pasar dan pengadaan saprodi
Kesenjangan Persepsi Dan Pemahaman Masyarakat Terhadap Indikator Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perencanaan Wilayah Di Kota Sibolga Enita Sarumpaet; Marihot Manullang; Marto Silalahi; Jasman Purba
Jurnal Regional Planning Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Regional Planning Vol 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/net3pz43

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, serta persespsi masyarakat di kota sibolga. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah: (1) observasi, (2) wawancara, (3) quesioner/angket dan (4) dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kuantitatif. Hasil analisis dampak sosial di kota sibolga sangat membawa dampak positif bagi perubahan sosial dan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan setelah adanya perusahaan banyak sarana pendidikan yang dulunya tidak ada sekarang menjadi ada. Keamanan, sebelum adanya tidak pernah terjadi perkelahian massal, hal ini dibuktikan dengan keseluruhan responden menyatakan tidak pernah terjadi perkelahian massal, setelah adanya perusahaan sebanyak 17,5% responden menyatakan pernah terjadi perkelahian massal. Terjadi peningkatan intensitas interaksi antara sebelum dan sesudah adanya perusahaan, peningkatan yang terjadi sangat besar sehingga dapat disimpulkan tingkat interaksi masyarakat di kota Sibolga sangat baik. Tingkat gotong royong di Kota Sibolga mengalami penurunan yang sangat besar, ketika sebelum adanya perusahaan masyarakat sekitar selalu mengadakan gotong royong. Namun setelah adanya perusahaan masyarakat menjadi jarang melakukan gotong royong jadi dalam hal ini perusahaan membawa dampak negatif terhadap tingkat gotong royong di Kota Sibolga. Pembangunan pertanian yang berbasis perkebunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat sehingga terjadi suatu perubahan dalam pola hidup masyarakat disekitarnya serta menghilangkan kemiskinan dan keterbelakangan khususnya di daerah pedesaan, disamping itu juga memperhatikan pemerataan perekonomian antar golongan dan antar wilayah, kebijaksanaan pemerintah