UMKM anyaman lidi sawit merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang berkembang di Jorong Padang Mardani dengan memanfaatkan limbah batang daun kelapa sawit menjadi produk kerajinan bernilai jual. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pemasaran menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha, khususnya dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui sosialisasi pemasaran kreatif sebagai upaya memperkuat daya saing produk. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, sosialisasi konsep pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion), pelatihan pemasaran berbasis media sosial, serta praktik pembuatan konten promosi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap strategi pemasaran kreatif, serta keberanian untuk memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp dan Facebook sebagai media promosi. Dampak positif yang dirasakan adalah meningkatnya minat dan permintaan produk, termasuk dari luar daerah. Dengan demikian, sosialisasi pemasaran kreatif terbukti menjadi strategi yang efektif dan terjangkau dalam mendukung pengembangan UMKM anyaman lidi sawit. Diperlukan pendampingan lanjutan agar penerapan strategi pemasaran dapat berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih optimal. Palm frond weaving MSMEs represent a promising local economic potential in Jorong Padang Mardani by utilizing palm leaf stalk waste to produce marketable handicraft products. However, limited marketing knowledge and skills remain a major obstacle to business development, particularly in expanding market reach. This community service program aims to enhance the capacity of MSME actors through the socialization of creative marketing strategies to strengthen product competitiveness. The implementation methods included field observations, socialization of the 4P marketing concept (Product, Price, Place, Promotion), social media-based marketing training, and practical sessions on creating simple promotional content. The results indicate an improvement in MSMEs’ understanding of creative marketing strategies, as well as increased confidence in utilizing digital platforms such as WhatsApp and Facebook for product promotion. A positive impact observed was the growth in product demand, including orders from outside the local area. Therefore, creative marketing socialization is proven to be an effective and affordable approach to supporting the development of palm frond weaving MSMEs. Continuous mentoring is recommended to ensure the sustainability and long-term impact of the implemented marketing strategies.