Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Penerapan Prinsip Deep Leraning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dalam Konteks Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Lenita Rahmawati Rahmawati; Noor Lailin Nisfah; Hikmah Baroh Anisa; Agung Setyawan
Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67467/jisep.v1i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi penerapan prinsip Deep Learning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk mewujudkan pembelajaran bermakna di SD dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara guru kelas V di SD Negeri Socah 3. Hasilnya menunjukkan tiga strategi utama: Mindful Learning melalui refleksi dan regulasi diri untuk fokus dan disiplin; Meaningful Learning melalui pendekatan kontekstual dan Project-Based Learning (PjBL) untuk memperkuat pemahaman konseptual dan relevansi; dan Joyful Learning melalui media interaktif dan permainan edukatif untuk menumbuhkan motivasi intrinsik dan kreativitas. Meskipun ada kendala waktu dan perbedaan kemampuan siswa, dukungan sekolah (pelatihan dan media) membantu optimasi. Integrasi sinergis prinsip ini menciptakan pembelajaran holistik dan berpusat pada siswa sesuai semangat Kurikulum Merdeka.
Strategi Penerapan Prinsip Deep Leraning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dalam Konteks Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Lenita Rahmawati Rahmawati; Noor Lailin Nisfah; Hikmah Baroh Anisa; Agung Setyawan
Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67467/jisep.v1i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi penerapan prinsip Deep Learning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk mewujudkan pembelajaran bermakna di SD dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara guru kelas V di SD Negeri Socah 3. Hasilnya menunjukkan tiga strategi utama: Mindful Learning melalui refleksi dan regulasi diri untuk fokus dan disiplin; Meaningful Learning melalui pendekatan kontekstual dan Project-Based Learning (PjBL) untuk memperkuat pemahaman konseptual dan relevansi; dan Joyful Learning melalui media interaktif dan permainan edukatif untuk menumbuhkan motivasi intrinsik dan kreativitas. Meskipun ada kendala waktu dan perbedaan kemampuan siswa, dukungan sekolah (pelatihan dan media) membantu optimasi. Integrasi sinergis prinsip ini menciptakan pembelajaran holistik dan berpusat pada siswa sesuai semangat Kurikulum Merdeka.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Kamal 2 Melalui Model Game Based Learning dengan Integrasi Pendekatan Deep Learning Ahmad Muaz Arradhi bin Muis; Hikmah Baroh Anisa; Robi'atus Sya'bana; Noor Lailin Nisfah; Agung setyawan
Insan Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 4 (2026): Desember
Publisher : Yayasan Citra Dharma Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/insancendekia.v3i4.52

Abstract

This study aims to evaluate the improvement of students’ learning outcomes in Mathematics, specifically on the topic of plane geometry, through the use of origami-based learning media and a Game-Based Learning model integrated with a Deep Learning approach. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, involving 24 fourth-grade students of SDN Kamal 2 as the research subjects, with data collected through tests, observations, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the media and learning model was able to improve students’ learning outcomes progressively across all phases. In the pre-action phase (pretest), only 25% of students achieved the minimum mastery criterion. In Cycle I, after the implementation of the Game-Based Learning model, the mastery rate increased to 65%, with the lowest score of 50 and the highest score of 100. Although this represented an improvement, the classical mastery criterion had not yet been met. In Cycle II, following instructional improvements and deeper conceptual reinforcement, the classical mastery rate reached 79%, fulfilling the minimum success indicator of the study. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Game-Based Learning model integrated with Deep Learning can effectively help fourth-grade students at SDN Kamal 2 improve their mathematics learning outcomes.