Putri Nabila Nabila
Pendidikan Ekonomi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Job Analysis dan Job Design dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai Bank Mandiri Putri Nabila Nabila; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran job analysis (analisis pekerjaan) dan job design (perancangan pekerjaan) dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai di Bank Mandiri. Dalam dunia perbankan yang kompetitif, efektivitas kerja menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan organisasi, karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan, produktivitas, dan kepuasan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan job analysis yang baik mampu memberikan kejelasan terhadap tanggung jawab, kompetensi, dan standar kinerja yang dibutuhkan dalam setiap posisi kerja. Informasi ini membantu manajemen dalam proses rekrutmen, penilaian kinerja, pelatihan, dan pengembangan pegawai secara lebih efektif. Sementara itu, job design berperan penting dalam menciptakan pekerjaan yang bermakna, menantang, dan mampu meningkatkan motivasi serta kepuasan kerja pegawai. Penerapan prinsip-prinsip job design seperti variasi tugas, otonomi, umpan balik, dan signifikansi pekerjaan terbukti meningkatkan keterlibatan pegawai dan produktivitas kerja. Sinergi antara job analysis dan job design menghasilkan sistem kerja yang efisien, adil, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Bank Mandiri dalam menjaga efektivitas kerja pegawainya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh desain sistem kerja yang terencana dan berbasis analisis jabatan yang akurat.