Perkembangan teknologi pada era Industri 4.0 telah mendorong perubahan besar dalam sistem manajemen pergudangan, dari metode manual menuju sistem pergudangan cerdas berbasis Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan big data analytics. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem pergudangan cerdas, tantangan yang dihadapi, serta manfaat dan strategi pengembangannya. Melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional, ditemukan bahwa penerapan sistem ini mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi inventori, transparansi data, dan kecepatan distribusi barang melalui otomatisasi dan integrasi data real time. Namun, implementasi menghadapi sejumlah hambatan seperti tingginya biaya investasi awal, keterbatasan kompetensi SDM digital, resistensi karyawan terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur jaringan, dan risiko keamanan data. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan strategi kolaboratif yang mencakup peningkatan kemampuan SDM, penguatan infrastruktur digital, dukungan manajemen, serta penerapan kebijakan keamanan siber yang adaptif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perusahaan dan peneliti dalam mengembangkan sistem pergudangan yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan menuju era Industri 5.0.