Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi berkarakter melalui penguatan fondasi moral dan spiritual. Namun, realitas pendidikan modern menunjukkan adanya kecenderungan penurunan sensitivitas nilai moral dan melemahnya kesadaran spiritual peserta didik di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi moral dan spiritual dalam pembentukan karakter generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui penelaahan terhadap buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi keterkaitan antara nilai moral, spiritualitas, dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter peserta didik melalui internalisasi nilai akhlak dan kesadaran spiritual yang berfungsi sebagai pengendali internal perilaku. Integrasi dimensi moral dan spiritual menjadikan Pendidikan Agama Islam tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang utuh. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam perlu dikembangkan secara kontekstual, reflektif, dan integratif agar mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun generasi berkarakter yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab secara sosial.