Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang lengkap dan layak digunakan. Ketersediaan fasilitas pendidikan yang optimal menjadi determinan penting dalam memastikan berlangsungnya proses pembelajaran yang efektif, efisien, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pedagogis modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelengkapan sarana dan prasarana terhadap kualitas proses pembelajaran di SMPN 33 Surabaya, sebagai satu upaya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran angket berskala likert kepada peserta didik, yang kemudian dilakukan analisis menggunakan uji statistik deskriptif, uji prasyarat, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas proses pembelajaran. Fasilitas yang memadai, seperti ruang kelas yang representatif, media pembelajaran yang relevan, laboratorium yang fungsional, perpustakaan yang aksesibel, serta sarana pendukung lainnya, terbukti dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pemenuhan sarana dan prasarana merupakan faktor strategis dalam memperkuat pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, pengelolaan fasilitas sekolah perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan untuk mendukung mutu pembelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan.