Kartika Setia Purdani
Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literatur Review : Asuhan Keperawatan Agregat Pada Populasi Rentan, Penyakit Mental, Kecacatan, dan Populasi Terlantar M. Bachtiar Safrudin; Kartika Setia Purdani; Andi Muhammad Isma Rahim; Mareta Anggi Saputri; Lidya Ferwina Agnes; Silvia Nur Hadzijah; Muhammad Raffi; Nasywan Bagus Mulyana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk asuhan keperawatan agregat pada populasi rentan, termasuk kelompok dengan penyakit mental, penyandang disabilitas, lansia terlantar, serta populasi yang hidup dalam ketertbatasan sosial-ekonomi. Kajian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah 10 artikel publikasi tahun 2020-2025 yang relevan, berasal dari jurnal Nasional maupun Internasional. Hasil telaah menunjukkan bahwa populasi menghadapi masalah kesehatan kompleks yang dipengaruhi oleh faktor fisik, psikologis, sosial, ekonomi dan lingkungan. Pada kelompok dengan gangguan mental, intervensi berbasis komunitas seperti psikoedukasi, manajemen gejala, dukungan keluarga, serta peran perawat dalam Community Mental Health Nursing terbukti meningkatkan fungsi sosial dan menurunkan kekambuhan. Pada penyandang disabilitas, hambatan akses layanan dan stigma menjadi tantangan utama, sehingga rehabilitasi medis dan pemberdayaan keluarga menjadi intervensi penting untuk meningkatkan kemandirian. Populasi terlantar dan Lansia menunjukkan resiko tinggi terhadap malnutrisi, gangguan mental dan infeksi, sehingga pendekatan outreach, case management, serta dukungan lintas sektor diperlukan untuk memastikan keberlanjutan layanan. Secara keseluruhan asuhan keperawtan agregat berperan besar dalam meningkatkan kualitas hidup populasi rentan melalui pelayanan holistik, kolaboratif dan berkesinambungan.