Permasalahan pada penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya sumber bahwa bahan ajar yang digunakan yaitu buku dari pemerintah sehingga Guru menggunakan soal permasalahan yang umum atau permasalahan yang guru buat dengan cara mengganti angka-angkanya saja dari soal pada buku cetak.sehingga peserta didik merasakan bahan ajar atau buku cetak yang digunakan dalam proses pembelajaran tampilannya tidak menarik bahkan membosankan, peserta didik sulit memahami materi dan latihan soal yang disajikan masih monoton sehingga hasilnya kurang maksimal. Pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung kondisi peserta didik cenderung pasif. Sebagian besar kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang mampu dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti mengembangkan bahan ajar berupa LKPD.adapun tujuan penelitian ini seara umum adalah menghasilkan produk berupa LKPD yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Reseach and Develompment (R&D) dengan model pengembangan bahan ajar ini adalah ADDIE Model. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Pada penelitian ini, tahapan pengembangan produk dengan model ADDIE dibatasi sampai tahap penerapan (implementation) hal demikian karena keterbatasan waktu dan biaya pada penelitian. Uji validitas dilihat dari lembar validasi yang terdiri dari empat validator yaitu ahli materi, ahli desain,ahli media,kemudian diperbaiki sesuai saran-saran validator. Uji praktikalitas dilihat dari angket respon peserta didik dan uji efektifitas dilihat dari hasil belajar peserta didik berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian ini adalah 1) Analisis Validitas, 2) Analisis Praktikalitas, dan 3) Analisis Efektifitas. Berdasarkan penelitian pengembangan yang telah dilakukan maka diperoleh LKPD dengan tingkat kevalidan 80% berada pada kriteria sangat valid, untuk tingkat kepraktisan yaitu 100% berada pada kriteria sangat praktis, dan untuk tingkat keefektifan yaitu 0,83% berada pada kriteria tinggi. Dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, sangat praktis dan tinggi.