Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan sintesis dan partisipasi aktif siswa sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 35 Bengkalis dengan sampel siswa kelas V yang terdiri dari 18 siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 18 siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan sintesis yang terdiri dari 10 soal dan lembar observasi partisipasi aktif siswa dengan 10 indikator. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi selama implementasi model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai rata-rata post-test kemampuan sintesis kelompok eksperimen sebesar 71,00 dan kelompok kontrol sebesar 61,11). Demikian pula pada partisipasi aktif, kelompok eksperimen menunjukkan skor post-test yang lebih tinggi dengan rata-rata 73,89 (dibandingkan kelompok kontrol dengan rata-rata 61,67 (). Analisis statistik menggunakan uji independent t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p<0,05) dan uji korelasi mengonfirmasi adanya hubungan signifikan (p=0,002) antara kemampuan sintesis dan partisipasi aktif siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Discovery Learning secara efektif dapat meningkatkan kemampuan sintesis dan partisipasi aktif siswa sekolah dasar, menyiratkan pentingnya penggunaan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterlibatan dalam proses pembelajaran.