Yani Lubis
English Language Education, State Islamic University of North Sumatra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Relationship Between Anxiety and Speech Errors in English Oral Performance Among EFL Students Aura Rahma Azzahra; Puput Handriani; Paiz Fatah Siregar; Yani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan berbahasa asing secara konsisten diidentifikasi sebagai salah satu faktor afektif paling berpengaruh yang memengaruhi pembelajaran bahasa kedua, khususnya dalam komunikasi lisan. Dari perspektif psikolinguistik, kecemasan bukan hanya reaksi emosional tetapi juga variabel kognitif yang mengganggu proses mental yang mendasari produksi ucapan. Artikel ini menyelidiki hubungan antara kecemasan berbahasa asing dan kesalahan ucapan dalam performa lisan bahasa Inggris di kalangan pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Dengan menggunakan desain penelitian korelasional deskriptif, studi ini melibatkan 25 mahasiswa S1 dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di sebuah universitas negeri di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kecemasan Kelas Bahasa Asing (FLCAS), rekaman audio presentasi lisan individu, dan daftar periksa analisis kesalahan ucapan psikolinguistik. Analisis kuantitatif mengungkapkan korelasi positif yang kuat antara tingkat kecemasan dan frekuensi kesalahan bicara, menunjukkan bahwa kecemasan yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan ketidaklancaran bicara. Temuan kualitatif lebih lanjut menunjukkan bahwa pengisi kata, pengulangan, jeda, kesalahan awal, dan salah pengucapan sangat umum terjadi di antara pembelajar yang sangat cemas. Hasil ini mendukung teori psikolinguistik yang menunjukkan bahwa kecemasan mengganggu memori kerja, kontrol perhatian, dan otomatisasi selama produksi ucapan, terutama pada tahap formulasi dan artikulasi. Implikasi pedagogis menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kelas yang rendah kecemasan untuk menumbuhkan kefasihan lisan, kepercayaan diri, dan kompetensi komunikatif di antara pembelajar EFL.