Intan Safiah
PGSD, Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Pakistani dalam Pembelajaran Tahfidz Pada Siswa Kelas V di SD Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh Arfi Falaki; Intan Safiah; Mislinawati Mislinawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan hafalan siswa dalam pembelajaran tahfidz di SD Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh. Sebagian siswa mengalami kesulitan mengingat dan mempertahankan hafalan karena kurangnya variasi metode dan minimnya pengulangan terstruktur. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan metode Pakistani yang menekankan tiga tahapan utama, yaitu sabaq (hafalan baru), sabqi (pengulangan hafalan baru), dan manzil (murajaah hafalan lama). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran tahfidz menggunakan metode Pakistani serta mengetahui kemampuan hafalan siswa setelah penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek delapan siswa kelas V dan satu guru tahfidz. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes hafalan yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran tahfidz menggunakan metode Pakistani tergolong baik, dengan rata-rata ketercapaian antara 70–80%. Berdasarkan hasil tes hafalan, sebanyak 92% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70 dengan mayoritas berada pada kategori Mumtaz (sangat baik). Metode Pakistani terbukti efektif meningkatkan kualitas hafalan siswa, terutama dari segi kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, dan kemampuan mempertahankan hafalan lama. Disimpulkan bahwa metode Pakistani merupakan strategi pembelajaran tahfidz yang sistematis dan efektif untuk meningkatkan mutu hafalan siswa sekolah dasar. Metode ini dapat dijadikan alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz agar hasil hafalan lebih kuat, teratur, dan berkelanjutan.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Interaksi Manusia dengan Lingkungan di Kelas V SD Negeri Bukit Baro Aceh Besar Fadia Fadia; Intan Safiah; Suci Fitriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35985

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Bukit Baro, Aceh Besar yang diketahui dari hasil observasi dan wawancara awal dengan guru mata pelajaran IPAS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada interaksi manusia dengan lingkungan kelas V SD Negeri Bukit Baro, Aceh Besar dengan menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Bukit Baro, Aceh Besar dengan jumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan model Problem Based Learning pada materi interaksi manusia dengan lingkungan kelas V SD Negeri Bukit Baro, Aceh Besar berhasil dilaksanakan dan mengalami peningkatan. Rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 78,4 dan terjadi peningkatan pada siklus II dengan rata-rata 90. Rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 66,5% dan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu dengan rata-rata 86,5%. Berdasarkan hasil tersebut, maka penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi interaksi manusia dengan lingkungan di kelas V SD Negeri Bukit Baro, Aceh Besar.