Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk menguji dan mendeskripsikan efektivitas implementasi Model Pembelajaran PPKn Inovatif dalam meningkatkan tingkat keberanian siswa Kelas X SMKN 5 Kolaka dalam mengemukakan pendapat. Masalah utama yang diangkat adalah fenomena pasifnya siswa yang disebabkan oleh hambatan psikologis, terutama kekhawatiran akan penilaian negatif atau takut salah dalam berargumen. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan minimal dalam tiga siklus, mengikuti tahapan baku PTK (Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi). Data dikumpulkan melalui Lembar Observasi Keberanian Berpendapat, Angket (pre-test dan post-test), dan Pedoman Wawancara, dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan model analisis interaktif Miles dan Huberman, serta divalidasi melalui teknik triangulasi. Hasil temuan menunjukkan adanya peningkatan keberanian yang signifikan dan bertahap. Implementasi model inovatif, yang memadukan strategi safe zone (Diskusi Kelompok Kecil), penguatan psikologis (Penunjukan Acak dan Reward), dan peningkatan kualitas argumen (Debat Singkat dan Panduan Argumen), berhasil mentransformasi siswa. Indikator keberhasilan PTK tercapai pada akhir Siklus III, dengan persentase siswa yang menunjukkan keberanian mengemukakan pendapat mencapai lebih dari 85% (>85%). Kesimpulan/implikasi penelitian ini adalah Model Pembelajaran PPKn Inovatif terbukti efektif mengatasi kendala psikologis siswa SMK dalam berekspresi. Model ini direkomendasikan menjadi dasar pengembangan Modul Ajar untuk menciptakan ekosistem demokrasi sekolah yang matang dan berdaya.