Yusuf Muhtarul Hakim
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Linguistik Cerita Rumah Wortel: Fonologi, Morfologi, Semantik, Sintaksis, dan Pragmatik Fatima Az-zahra Ramadhani Agustian; Fitriyani Nuraviah; Daryl Ihsan Kurniawan; Yusuf Muhtarul Hakim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis unsur-unsur bahasa yang terdapat dalam cerita anak berjudul Rumah Wortel dengan menggunakan pendekatan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif karena fokusnya adalah pada penjelasan data secara mendalam dan memahami fenomena bahasa dalam teks sastra anak. Sumber data penelitian berasal dari seluruh unit bahasa, yaitu bunyi, kata, frasa, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam cerita Rumah Wortel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan mencatat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi yang terdiri dari tahap identifikasi, pengelompokan, penjelasan, dan penafsiran. Analisis dilakukan pada lima bidang linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Rumah Wortel memiliki ciri-ciri bahasa yang sederhana, berulang, dan berfungsi untuk berkomunikasi, sehingga sesuai dengan karakteristik pembaca usia Sekolah Dasar. Dalam aspek fonologi, ditemukan dominasi vokal terbuka dan pengulangan bunyi yang membentuk ritme dalam cerita. Aspek morfologi menunjukkan penggunaan afiksasi dan reduplikasi yang aktif, sedangkan aspek sintaksis didominasi oleh kalimat sederhana dan mudah dipahami. Dari segi semantik, makna yang digunakan cenderung denotatif dengan sedikit makna konotatif yang sederhana. Aspek pragmatik menunjukkan adanya tindakan tutur yang mencerminkan nilai-nilai dari karakter dalam cerita. Secara keseluruhan, cerita ini tidak hanya merupakan bacaan yang menyenangkan, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan untuk menanamkan nilai ketekunan, kreativitas, kemandirian, dan rasa peduli terhadap lingkungan.