Nur Imam Mahdi
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus Media Boneka Tangan dalam Mengembangkan Berbicara pada Anak Kelompok B di TK ABA 1 Aimas Meita Indah Cahyani; Siti Hardianti; Nur Imam Mahdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan berbicara pada anak Kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK ABA 1 Aimas, yang ditandai dengan keterbatasan kosakata dan artikulasi yang kurang jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penggunaan media boneka tangan dan hasil perkembangan kemampuan berbicara anak setelah penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 4 anak yang diidentifikasi mengalami hambatan berbicara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan dokumentasi. Penggunaan media boneka tangan dilakukan selama 3 minggu (6 pertemuan) dengan menggunakan tiga cerita terstruktur yang dibawakan melalui media boneka tangan karakter hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam mengembangkan tiga aspek kemampuan berbicara anak: (1) Penguasaan Kosakata, anak mampu mengenali dan menggunakan kosakata baru dari konkret hingga abstrak; (2) Artikulasi, kejelasan pengucapan dan kelancaran bercerita anak meningkat; (3) Pembentukan Kalimat, anak mulai mampu menyusun kalimat sederhana dengan struktur Subjek-Predikat-Objek (S-P-O) yang lebih tepat. Dari keempat subjek, tiga anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau Berkembang Sangat Baik (BSB), sementara satu anak dengan hambatan artikulasi menunjukkan kemajuan signifikan dalam kategori Mulai Berkembang (MB). Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa media boneka tangan merupakan alat pembelajaran yang efektif, menarik, dan kontekstual untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan serta merangsang perkembangan kemampuan berbicara anak usia dini.
Peran Kegiatan Bernyanyi dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok B di TK Setia Budi Cemerlang Aprilia Irwana; Siti Hardianti; Nur Imam Mahdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kegiatan bernyanyi berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak-anak kelompok B di TK Setia Budi Cemerlang. Kemampuan berbicara adalah elemen yang sangat penting dalam pertumbuhan bahasa anak usia dini dan harus dirangsang melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data, termasuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa aktivitas bernyanyi dapat memperbaiki empat komponen utama kemampuan berbicara anak, yaitu pelafalan, penguasaan kosakata, pembuatan kalimat sederhana, dan kelancaran berbicara. Anak-anak menjadi lebih jelas saat mengucapkan kata-kata, dapat mengenali serta memakai kosakata baru dari lagu, dan mulai mampu menjelaskan makna lagu dengan kalimat mereka sendiri. Selain itu, kegiatan bernyanyi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sehingga anak-anak lebih percaya diri berbicara di depan teman dan guru. Secara keseluruhan, aktivitas bernyanyi terbukti efektif sebagai metode pengajaran yang mendukung pengembangan kemampuan berbicara di kalangan anak usia dini.