Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal perusahaan, khususnya profitabilitas, struktur aset, likuiditas, dan solvabilitas pada perusahaan sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan hubungan kausal, memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 6 perusahaan dengan jumlah pengamatan sebanyak 30 data. Struktur modal sebagai variabel terikat diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER). Sementara itu, variabel bebas meliputi profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), struktur aset yang diukur menggunakan Tangible Asset Ratio (TAR), tingkat likuiditas yang direpresentasikan oleh Current Ratio (CR), serta solvabilitas yang dihitung menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR). Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan solvabilitas secara individual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan profitabilitas dan struktur aset tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Secara bersama-sama, seluruh variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap struktur modal perusahaan. Nilai adjusted R square sebesar 0,974 mengindikasikan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 97,4% variasi struktur modal, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.