Wasis Wijayanto
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Digital Chromebook dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas VI SD 3 Panjang IzzatuL Muti’ah; Rosa Nur Amalia; Wasis Wijayanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35936

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru dan siswa untuk beradaptasi dengan media pembelajaran modern, termasuk penggunaan Chromebook dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media digital Chromebook dalam pembelajaran SBdP serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan kreativitas siswa kelas VI SD 3 Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara induktif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validitas diperkuat oleh triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chromebook dimanfaatkan untuk mencari inspirasi visual, mempelajari langkah pembuatan karya, dan mengeksplorasi ide melalui akses internet. Penggunaan perangkat ini mendorong peningkatan kreativitas siswa yang terlihat pada aspek kelancaran ide, keragaman variasi, dan keunikan karya. Selain itu, Chromebook juga meningkatkan motivasi, kemandirian, dan partisipasi aktif siswa dalam proses berkarya. Namun, efektivitas pemanfaatannya masih dipengaruhi oleh kendala teknis seperti kestabilan jaringan, keterampilan guru dalam mengelola teknologi, serta kesiapan sarana sekolah. Secara keseluruhan, Chromebook terbukti berkontribusi positif terhadap pembelajaran SBdP dan berpotensi menjadi media digital yang efektif dalam mendukung kreativitas siswa apabila didukung oleh infrastruktur dan kompetensi guru yang memadai.
Eksplorasi Motif Batik dalam Pembelajaran SBdP untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SD Hidayatun Nadiyah; Lisna Wati Dewi; Wasis Wijayanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35940

Abstract

Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di tingkat Sekolah Dasar berperan sangat penting dalam menyuplai kreativitas, sensitivitas estetis, serta pengertian budaya di kalangan siswa. Namun, proses belajar seni rupa di sekolah dasar masih lebih memusatkan perhatian pada hasil akhir dan belum sepenuhnya menggabungkan kearifan lokal dengan cara yang tepat. Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dijadikan sebagai sarana belajar seni yang berarti. Berdasarkan pengamatan awal dan wawancara di SD Negeri 3 Panjang, pembelajaran SBdP belum berjalan secara optimal dalam mengembangkan kreativitas siswa, yang disebabkan oleh keterbatasan materi ajar dan metode pembelajaran yang berorientasi pada proses. Oleh karena itu, fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana motif batik dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran SBdP untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pembelajaran yang berbasis eksplorasi motif batik dan menganalisis dampaknya terhadap kreativitas siswa kelas V. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran SBdP yang berlandaskan kearifan lokal serta menambah wawasan akademis di bidang pendidikan seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru SBdP, dan dokumentasi hasil karya siswa. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran SBdP yang ditujukan untuk mengeksplorasi motif batik, yang dilaksanakan melalui tahapan pengenalan, eksplorasi, dan refleksi, mampu meningkatkan kreativitas siswa, yang dapat dilihat dari beragam bentuk, komposisi, dan warna hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, aktivitas membatik juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan motorik halus, peningkatan rasa percaya diri, dan pemahaman terhadap nilai budaya lokal siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penjelajahan motif batik dalam pembelajaran SBdP merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan budaya, dan pengalaman belajar yang berarti bagi siswa di Sekolah Dasar.