Nurmarsya Aulia
Manajemen, Universitas Panca Budi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etika Profesi dalam Mendukung Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Employee Engagement di Era Digitalisasi Alya Rusana Pane; Nabila Nabila; Nabila Azhari; Resa Kania Br Tarigan; Amanda Syahfitri; Nurmarsya Aulia; Dito Aditia Darma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35979

Abstract

Perkembangan digitalisasi di dunia kerja membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (MSDM), khususnya dalam meningkatkan keterlibatan (engagement), motivasi, dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi HR yang dikelola oleh MSDM terhadap kinerja organisasi, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dalam monitoring kinerja, pelaporan, dan pengembangan kompetensi karyawan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya Etika Profesi sebagai kerangka kerja yang mendasari implementasi sistem digital HR. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi karyawan, efektivitas sistem digital HR, serta kepatuhan praktik digitalisasi terhadap prinsip-prinsip Etika Profesi, khususnya terkait privasi data dan keadilan algoritmik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi HR mempermudah akses informasi pekerjaan, meningkatkan feedback real-time, memotivasi karyawan, dan memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data oleh manajer, sehingga produktivitas dan kualitas output organisasi meningkat secara signifikan. Ditemukan pula bahwa penerapan Etika Profesi melalui kebijakan transparansi penggunaan data dan mekanisme audit terhadap bias sistem monitoring kinerja memperkuat rasa percaya (trust) karyawan terhadap sistem digital, yang pada akhirnya meningkatkan engagement mereka.