Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran Jigsaw sebagai salah satu model cooperative learning dalam meningkatkan keterampilan komunikasi kolaboratif siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan metode pembelajaran Jigsaw dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert digunakan untuk mengukur keterampilan komunikasi siswa, yang mencakup kemampuan berinteraksi, bekerja sama, serta menyampaikan pendapat dalam kegiatan pembelajaran kelompok. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Kolmogorov-Smirnov Two Independent Samples untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan komunikasi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan keterampilan komunikasi kolaboratif yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 85,35, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 76,50. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan metode Jigsaw memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan keterampilan komunikasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis cooperative learning, khususnya metode Jigsaw, efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta keterampilan komunikasi kolaboratif dalam proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Tunggak Cerme.