Maria Aribeni
Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menanamkan Nilai Toleransi dan Nasionalisme di Kalangan Pemuda Komunitas Motor Poseidon Pekanbaru Upaya Pencegahan Terorisme Maria Aribeni; Intan Juwita Purba; Olivia Fitriani; Lina Herlina; Fadel M Nur Siregar; M Zidane Qalbin Akbar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36301

Abstract

Fenomena meningkatnya kerentanan generasi muda terhadap paparan ideologi radikal menjadi persoalan serius di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan lingkungan sosial yang cenderung permisif terhadap sikap intoleran. Generasi muda khususnya pemuda yang berada pada fase pencarian jati diri, menjadi kelompok yang rentan terpengaruh oleh narasi ekstremisme yang dikemas secara menarik dan persuasif. Kondisi ini menuntut adanya peran aktif berbagai elemen masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan nasionalisme sebagai benteng ideologis bagi pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam proses penanaman nilai toleransi dan nasionalisme di kalangan pemuda. Subjek penelitian adalah pemuda berusia 18–30 tahun yang tergabung dalam Komunitas Motor Poseidon Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai toleransi dan nasionalisme dilakukan secara informal melalui berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, kegiatan kebersamaan dan interaksi rutin antaranggota. Kegiatan tersebut menanamkan nilai saling menghargai perbedaan, solidaritas serta cinta terhadap tanah air. Faktor pendukung utama dalam proses ini meliputi kuatnya solidaritas antaranggota komunitas serta kesadaran ideologis sebagian anggota tentang pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Namun demikian terdapat pula faktor penghambat antara lain keterbatasan pengetahuan ideologis sebagian anggota dan kurangnya dukungan dana untuk pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan. Meski demikian penelitian ini menemukan bahwa penanaman nilai toleransi dan nasionalisme dalam komunitas motor tersebut berkontribusi signifikan terhadap penguatan ketahanan ideologis pemuda. Pemuda menjadi lebih kritis, selektif dan tanggap terhadap isu-isu radikalisme. Dengan demikian Komunitas Motor Poseidon berperan sebagai agen sosial yang efektif dalam menumbuhkan sikap cinta damai serta menolak kekerasan serta memperkuat komitmen kebangsaan di kalangan generasi muda.