Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan sistem manajemen dan operasional pada berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu bentuk penerapan teknologi tersebut adalah penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang berfungsi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas bisnis agar lebih efisien, efektif, dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan Sistem Informasi Manajemen pada UMKM Rumah Makan Padang sebagai upaya dalam meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data keuangan, dan kualitas pengambilan keputusan manajerial di era digital. Permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM tradisional seperti Rumah Makan Padang adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan data penjualan, inventori bahan baku, serta pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi. Kondisi tersebut sering menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, serta keputusan yang kurang tepat akibat minimnya informasi yang akurat dan real-time. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada salah satu UMKM Rumah Makan Padang di Kota Padang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap kegiatan operasional harian, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan, serta studi dokumentasi terhadap laporan keuangan dan catatan penjualan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen berbasis digital memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses bisnis UMKM Rumah Makan Padang. Pencatatan penjualan menjadi lebih cepat dan akurat, pengelolaan stok bahan baku dapat dipantau secara real-time, serta laporan keuangan dapat dihasilkan secara otomatis dan sistematis. Penerapan SIM juga membantu pemilik usaha dalam melakukan analisis tren penjualan, perencanaan pembelian bahan baku, serta evaluasi kinerja usaha berdasarkan data yang terukur. Selain itu, sistem yang terintegrasi memungkinkan pemilik untuk melakukan pengambilan keputusan strategis berdasarkan data historis dan prediksi permintaan pelanggan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen bukan hanya alat bantu administratif, melainkan juga instrumen strategis dalam transformasi digital UMKM. Melalui digitalisasi sistem, Rumah Makan Padang mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, serta memperkuat daya saing di pasar kuliner yang kompetitif. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan literasi digital bagi pelaku UMKM serta dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan penyediaan infrastruktur teknologi. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan sistem berbasis mobile dan cloud computing agar informasi dapat diakses secara fleksibel oleh pelaku usaha kapan pun dan di mana pun. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen pada UMKM Rumah Makan Padang memiliki kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pengambilan keputusan dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Implementasi SIM yang terencana dan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan transformasi digital UMKM menuju tata kelola bisnis yang modern, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era ekonomi digital.