Strategi pemanfaatan media pembelajaran PJOK merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru PJOK untuk menggunakan berbagai jenis media secara efektif dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan Kesehatan. Strategi pemanfaatan media pembelajaran PJOK di sekolah dasar melibatkan keterampilan memilih, mengembangkan dan mengevaluasi media untuk mendukung pembelajaran. Media pembelajaran membantu mempermudah penyampaian materi yang sulit atau abstrak dengan cara yang lebih konkret dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman strategi guru PJOK dalam pemanfaatan media pembelajaran Sekolah Dasar se-Kecamatan Kebayakan dan apa hambatan dan tantangan guru PJOK dalam pemanfaatan media pembelajaran Sekolah Dasar se-Kecamatan Kebayakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini mencakup seluruh guru PJOK tingkat SD se-Kecamatan Kebayakan. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 9 guru dari 9 Sekolah Dasar di Kecamatan Kebayakan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK di sekolah dasar se-Kecamatan Kebayakan menerapkan strategi pemanfaatan media dengan menyesuaikan kondisi sekolah dan karakteristik siswa melalui modifikasi alat sederhana serta penerapan model pembelajaran praktik dan demonstratif. Guru memadukan media non-digital yang berupa alat-alat praktek olahraga dan media digital sesuai tujuan pembelajaran dan kemampuan siswa sehingga pembelajaran PJOK berlangsung lebih menarik, aman, dan mudah dipahami. Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan signifikan dalam sarana dan prasarana olahraga serta kurangnya alokasi anggaran khusus untuk media PJOK. Namun, hambatan ini berhasil diatasi dengan kreativitas tinggi para guru dalam mendesain dan memproduksi media pembelajaran mandiri, sehingga kualitas dan tujuan pembelajaran tetap tercapai, serta mampu meningkatkan partisipasi aktif dan motivasi siswa.