Ahmad Murjoko
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REKONSTRUKSI DAKWAH POLITIK PASCA KERUNTUHAN TURKEY USTMANI DI INDONESIA Ahmad Murjoko
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.336

Abstract

Rekonstruksi dakwah politik di Indonesia Pasca keruntuhan Turkey Ustmani adalah  sebagai proses membangun kembali atau memperbaiki sesuatu yang rusak atau tidak efektif  dalam dunia politik di Indonesia pasca kejatuhan Turkey Ustmani melalui berbagai pendekatan berupa Reorientasi, Transformasi, Reposisi, Reformasi, Revolusi, hingga Rekonstruksi. Dalam konteks Kejatuhan Turkey Ustmani maka makna Rekonstruksi adalah tentang perlunya perbaikan atas rusaknya atau tidak efektinya dakwah politik berupa perspektif, paradigma, kerangka, nilai, makna, pendekatan dan fokus perhatian, atas historisme, yuridis, filosofis dan peran-peran Kekhalifahan Turkey Ustmani selama ini yang berdampak pada negara-negara yang dalam pengaruhnya, khususnya Indonesia.
PERAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM DALAM MEWUJUDKAN INTEGRASI KE-ISLAMAN DAN KE-INDONESIAAN Ahmad Murjoko
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v9i1.470

Abstract

Artikel ini mengkaji peran pemberdayaan masyarakat Islam dalam mewujudkan integrasi antara ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Kajian ini didasarkan pada asumsi bahwa Islam dan ke-Indonesiaan bukanlah dua entitas yang bertentangan, melainkan saling menguatkan dalam perkembangan sejarah, sosial, politik, dan budaya bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap buku, jurnal, dokumen sejarah, dan karya ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan historis, sosiologis, politis, dan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat Islam melalui pendidikan, ekonomi, gerakan sosial, dakwah, dan partisipasi politik telah memberikan kontribusi besar dalam memperkuat integrasi nasional, solidaritas sosial, demokrasi, dan peradaban Indonesia. Organisasi Islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, serta gerakan politik Islam memiliki peran strategis dalam membentuk identitas kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu, integrasi ke-Islaman dan ke-Indonesiaan dapat semakin diperkuat melalui pemberdayaan masyarakat Islam secara berkelanjutan dalam berbagai bidang kehidupan nasional.