Anak Agung Ngurah Agung Kresnandra
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MINAT BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM MEMODERASI PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA AKUNTANSI Anak Agung Ngurah Agung Kresnandra; I Wayan Gde Wahyu Purna Anggara
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.14.NO.08.TAHUN.2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2025.v14.i08.p09

Abstract

Lulusan pendidikan vokasi di bidang akuntansi dituntut menguasai keterampilan teknis sekaligus kecerdasan emosional untuk memahami materi pembelajaran yang bersifat aplikatif. Namun, hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh kecerdasan emosional terhadap pemahaman mahasiswa masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap pemahaman akuntansi mahasiswa, serta menguji peran perilaku belajar, minat belajar, dan kepercayaan diri sebagai variabel moderasi. Penelitian ini didasarkan pada Theory of Planned Behavior dan Taksonomi Bloom dalam domain afektif. Sampel terdiri atas 86 mahasiswa Program Studi DIII Akuntansi dan Perpajakan yang telah menempuh mata kuliah berbasis komputer, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk variabel afektif dan dokumentasi nilai akademik untuk variabel pemahaman. Analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap pemahaman mahasiswa. Minat belajar dan kepercayaan diri memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, sedangkan perilaku belajar tidak. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat aspek emosional dan psikologis mahasiswa dalam pembelajaran vokasi guna meningkatkan hasil belajar.   Graduates of vocational education in accounting are expected to master both technical skills and emotional intelligence to understand application-based learning materials. However, previous studies on the influence of emotional intelligence on students’ comprehension have shown inconsistent results. This study aims to examine the effect of emotional intelligence on accounting students’ comprehension and assess the moderating roles of learning behavior, learning interest, and self-confidence. The research involved 86 students from the Diploma in Accounting and Taxation Program, who had completed computer-based accounting courses. A purposive sampling technique was applied. Data collection used questionnaires for affective variables and academic records for comprehension. The data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate that emotional intelligence significantly affects students’ comprehension. Learning interest and self-confidence function as moderating variables, enhancing the relationship between emotional intelligence and comprehension. However, learning behavior does not have a significant moderating effect. These findings highlight the importance of integrating emotional and psychological development into vocational learning strategies to support optimal academic performance.
PENGARUH KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN PADA INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN Putu Nanda Wisma Yanti; Anak Agung Ngurah Agung Kresnandra
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.14.NO.12.TAHUN.2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2025.v14.i12.p02

Abstract

Integritas laporan keuangan yaitu laporan yang jujur dan benar yang dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholder. Berdasarkan teori agensi, konflik prinsipal dan agen diminimalisir melalui pengawasan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh komisaris independen, komite audit, leverage, dan ukuran perusahaan pada integritas laporan keuangan. Studi ini dilakukan pada seluruh emiten sektor manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2023-2024 dengan jumlah 213 emiten. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling serta terdapat 22 data outlier sehingga jumlah data sebanyak 202 amatan. Analisis data dengan analisis regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan komisaris independen dan komite audit tidak memiliki pengaruh signifikan, leverage berpengaruh positif signifikan, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,08, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti variabel lain seperti kualitas audit dan kepemilikan manajerial serta memperpanjang periode penelitian. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya kualitas pengawasan internal dan struktur perusahaan yang memadai.     Financial statement integrity refers to the honest and accurate presentation of financial information that is accountable to stakeholders. Based on agency theory, conflicts between principals and agents can be reduced through effective oversight. This study aims to examine and provide empirical evidence on the effects of independent commissioners, audit committees, leverage, and company size on the integrity of financial statements. The research was conducted on 213 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2023–2024 period. A purposive sampling technique was applied, and after excluding 22 outliers, 202 observations were analyzed. Data were processed using multiple linear regression via SPSS. The results show that independent commissioners and audit committees have no significant effect, while leverage positively affects and company size negatively affects financial statement integrity. The Adjusted R² value is 0.08, so further research is recommended to examine other variables such as audit quality and managerial ownership and extend the research period. The findings highlight the importance of effective internal controls and a balanced organizational structure.