Sustainable Growth is defined as a company's ability to grow without compromising its financial stability. Competition between companies is increasingly intense nowadays, requiring companies to demonstrate their growth prospects not only in the short term, but also in the long term. Companies strive to maintain stability by achieving sustainable growth. This study aims to analyze the effect of Intellectual Capital, Independent Commissioners, and Board Size on Sustainable Growth. This research uses quantitative methods with secondary data in the form of financial statement. The population of this study are non-primary consumer goods sector companies (consumer cyclicals) listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2020-2023. Sampling in this study using purposive sampling technique. The amount of observation data in this study amounted to 104 data. The data analysis technique in this study is multiple linear regression. The analysis techniques used are descriptive statistical analysis, classical assumption test, coefficient of determination, F test, and t test. The results of this study indicate that intellectual capital has a positive impact on sustainable growth, independent commissioners have no impact on sustainable growth, and board size has a positive impact on sustainable growth. Sustainable Growth diartikan sebagai kemampuan perusahaan untuk bertumbuh tanpa mengorbankan stabilitas finansialnya. Saat ini tingkat persaingan antar perusahaan semakin tinggi, yang menyebabkan perusahaan harus menunjukkan prospek pertumbuhannya tidak hanya pada jangka pendek, tetapi juga untuk jangka panjang. Upaya perusahaan dalam menjaga stabilitasnya dilakukan dengan cara mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan ini menganalisis pengaruh dari Intellectual Capital, Komisaris Independen, dan Ukuran Dewan Direksi terhadap Sustainable Growth. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor barang konsumen nonprimer (consumer cyclicals) yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020-2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah data observasi pada penelitian ini berjumlah 104 data. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif terhadap sustainable growth, komisaris independen tidak berpengaruh terhadap sustainable growth, dan ukuran dewan direksi berpengaruh positif terhadap sustainable growth.