p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Manajemen
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DIGITAL MARKETING, KUALITAS LAYANAN, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP PENINGKATAN BRAND AWARENESS DI KONEK MARKET Maria Priska Minda; Ni Komang Prasiani; I Made Satrya Ramayu
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 8 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i8.p03

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisi pengaruh digital marketing, kualitas layanan, dan word of mouth terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 85 responden yang adalah pengguna aktif Konek Market selama 4 bulan (September 2024-Januari 2025). Teknik yang digunakam dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan  bahwa secara parsial, digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Sebaliknya, kualitas layanan dan word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan brand awareness di Konek Market. Word of mouth merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling penting dalam membentuk brand awareness pengguna aktif Konek Market. Secara simultan, digital marketing, kualitas layanan, dan word of mouth memiliki pengaruh positif signifikan terhadap brand awareness, dengan nilai Adjusted R Square yaitu 0,339, yang berarti bahwa 33,9 persen brand awareness dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.   The purpose of this research is to analyze the effect of digital marketing, service quality, and word of mouth on increasing brand awareness at Konek Market. This study used a sample of 85 respondents who were active users of Konek Market for 4 months (September 2024-January 2025). The technique used in sampling is purposive sampling. This research uses quantitative methods. The data collection technique is by using a questionnaire, and the data analysis technique used is multiple linear regression. The results showed that partially, digital marketing had no significant effect on increasing brand awareness at Konek Market. In contrast, service quality and word of mouth have a positive and significant effect on increasing brand awareness at Konek Market. Word of mouth is the variable that has the most important influence in shaping the brand awareness of active Konek Market users. Simultaneously, digital marketing, service quality, and word of mouth have a significant positive effect on brand awareness, with an Adjusted R Square value of 0.339, which means that 33.9% of brand awareness can be explained by the three independent variables, while the rest is influenced by other factors outside this research model.
PENGARUH STRATEGI DIGITAL MARKETING DAN KETERLIBATAN KOMUNITAS E-SPORT TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN VAGOS MERCH Ridho Bayu Saputro; Ni Komang Prasiani; Gede Puspa
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 10 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i10.p02

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pemasaran, dengan digital marketing menjadi strategi utama bagi perusahaan dalam menjangkau konsumen. Penelitian ini menyoroti Team Vagos, organisasi E-sports di Indonesia, yang meluncurkan Vagos Merch sebagai lini bisnis baru. Walaupun memiliki komunitas besar dan keterlibatan tinggi di media sosial, penjualan merchandise belum optimal. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh strategi digital marketing dan peran komunitas E-sports terhadap peningkatan penjualan Vagos Merch. Metode kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner kepada 309 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan strategi digital marketing berpengaruh negatif signifikan terhadap penjualan, sedangkan keterlibatan komunitas E-sports berpengaruh positif signifikan. Temuan ini menandakan adanya digital fatigue di kalangan konsumen, sekaligus menegaskan pentingnya interaksi dan loyalitas komunitas dalam memengaruhi keputusan pembelian. Implikasi penelitian ini adalah perlunya evaluasi strategi digital marketing agar lebih relevan, personal, dan tidak menimbulkan kejenuhan. Selain itu, pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi kunci peningkatan efektivitas penjualan. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur pemasaran digital dan manajemen komunitas, serta dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya di bidang serupa.   The rise of digital technology has transformed marketing, with digital marketing becoming a primary strategy to reach consumers. This study examines Team Vagos, an Indonesian E-sports organization that launched Vagos Merch as a new business line. Despite a large community and strong social media engagement, merchandise sales have not met expectations. The research analyzes the effects of digital marketing strategies and E-sports community involvement on sales performance. Using a quantitative method, data were collected from 309 respondents and analyzed with multiple linear regression. Results show that digital marketing strategies had a significant negative impact on sales, while E-sports community involvement had a significant positive effect. These findings suggest consumer digital fatigue and emphasize the role of community interaction and loyalty in driving purchases. The study highlights the need for more relevant, personalized marketing and stronger community-based approaches. It contributes to digital marketing and community management literature in Indonesia and provides guidance for future research.
IMPLEMENTASI STRATEGI INFLUENCER MARKETING, PEMASARAN DIGITAL, DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN DALAM PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK DARI MS COSMETIC PADA PT. URBAN BEAUTY Ni Luh Putu Niti Adaristi; Putu Astri Lestari; Ni Komang Prasiani
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 10 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i10.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi influencer marketing, pemasaran digital, dan kepercayaan konsumen berkontribusi dalam meningkatkan penjualan produk MS COSMETIC pada PT. Urban Beauty. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tujuh informan, terdiri dari Digital Marketing Supervisor, Head of Marketing, KOL (Key Opinion Leader) Specialist, dan empat konsumen aktif. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antar temuan. Hasil menunjukkan bahwa konten yang autentik dan relatable dari influencer mampu membangun kepercayaan dan mempengaruhi keputusan pembelian. Pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce juga efektif dalam meningkatkan brand awareness dan konversi penjualan. Kepercayaan konsumen menjadi variabel kunci yang memperkuat dampak kedua strategi tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi strategi digital dan pendekatan berbasis kepercayaan dalam konteks pemasaran kosmetik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur pemasaran digital dan praktik bisnis merek lokal di industri kecantikan Indonesia.   This study aims to explore how influencer marketing strategies, digital marketing, and consumer trust contribute to increasing product sales of MS COSMETIC under PT. Urban Beauty. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews with seven informants, including the Digital Marketing Supervisor, Head of Marketing, KOL (Key Opinion Leader) Specialist, and four active consumers. Thematic analysis was employed to identify emerging patterns and relationships among the findings. The results indicate that authentic and relatable content delivered by influencers effectively builds consumer trust and influences purchasing decisions. In addition, digital marketing efforts through social media and e-commerce platforms significantly enhance brand awareness and drive purchase conversion. Consumer trust emerges as a key variable that strengthens the overall effectiveness of both strategies. This study highlights the importance of integrating digital strategies with trust-based communication in the context of cosmetic marketing. It also contributes to academic literature on digital marketing and offers insights for local brands in Indonesia’s beauty industry.