Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interpretasi Personalitas Buya Hamka Dalam Film Buya Hamka Volume II Aulia Rachmah; Syarifuddin
JDARISCOMB: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jdariscomb.v5i2.3779

Abstract

Film “Buya Hamka” mengisahkan perjalanan hidup Abdul Malik Karim Amrullah, seorang tokoh ulama dan sastrawan terkemuka Indonesia yang lebih dikenal dengan nama Buya Hamka. Film ini menyajikan berbagai momen penting dalam kehidupan Buya Hamka, mulai dari masa kecilnya yang penuh tantangan hingga kontribusinya dalam bidang pendidikan dan sastra. Banyak adegan yang menggambarkan upaya Buya Hamka dalam menyampaikan pemikirannya dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui karya-karya tulisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personalitas atau kepribadian Hamka yang tergambar dalam film “Buya Hamka”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen melalui simak katat. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka memiliki tipe kepribadian plegmatis yang dominan. Tipe kepribadian melankolis, sanguinis, dan koleris hanya muncul dalam adegan-adegan tertentu. Dalam analisis menggunakan teori John Fiske, ditemukan kode-kode sebagai berikut; Tingkat Kenyataan : Pakaian yang dikenakan Buya Hamka menunjukkan kesederhanaan; Tingkat representasi : Karakter tokoh Buya Hamka digambarkan sebagai sosok yang pendiriannya teguh; Tingkat ideologi : Film ini mengandung lima pokok ideologi, yaitu fasisme, nasionalisme, sosialisme, individualisme, dan konservatisme.
The Representation of Gender Equality in Nyai’s Religious Authority at Annuqayah Islamic Boarding School Syarifuddin; Elliyatul Munawwarah
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1295

Abstract

This research discusses the role and authority of Nyai in Pesantren Annuqayah as a representation of gender equality in the pesantren environment. Traditionally, Nyai is often considered only as a companion of kiai in a subordinate position. However, in Pesantren Annuqayah, Nyai, especially Nyai Fadhilah, occupies a strategic position in decision-making, education, the pesantren economy, as well as being an influential public figure in the community. This study uses a qualitative method with semi-structured interview techniques to Nyai Fadhilah and female santri. The findings show that Nyai not only carries out domestic roles as a wife and mother, but also has religious authority and leadership equal to kiai, both in the internal structure of the pesantren and in the public sphere. In addition, Nyai Fadhilah's leadership in literacy and the environment strengthens women's contribution in the social and religious transformation of pesantren. Using the theoretical approach of Marxist feminism and Radical feminism, this research shows that Pesantren Annuqayah is able to become a model of gender-responsive and inclusive pesantren. This proves that pesantren is not only a place for the reproduction of conservative thinking, but also a potential space for progressive reinterpretation of religious values.
Interpretasi Personalitas Buya Hamka Dalam Film Buya Hamka Volume II Aulia Rachmah; Syarifuddin
JDARISCOMB: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jdariscomb.v5i2.3779

Abstract

Film “Buya Hamka” mengisahkan perjalanan hidup Abdul Malik Karim Amrullah, seorang tokoh ulama dan sastrawan terkemuka Indonesia yang lebih dikenal dengan nama Buya Hamka. Film ini menyajikan berbagai momen penting dalam kehidupan Buya Hamka, mulai dari masa kecilnya yang penuh tantangan hingga kontribusinya dalam bidang pendidikan dan sastra. Banyak adegan yang menggambarkan upaya Buya Hamka dalam menyampaikan pemikirannya dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui karya-karya tulisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personalitas atau kepribadian Hamka yang tergambar dalam film “Buya Hamka”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen melalui simak katat. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka memiliki tipe kepribadian plegmatis yang dominan. Tipe kepribadian melankolis, sanguinis, dan koleris hanya muncul dalam adegan-adegan tertentu. Dalam analisis menggunakan teori John Fiske, ditemukan kode-kode sebagai berikut; Tingkat Kenyataan : Pakaian yang dikenakan Buya Hamka menunjukkan kesederhanaan; Tingkat representasi : Karakter tokoh Buya Hamka digambarkan sebagai sosok yang pendiriannya teguh; Tingkat ideologi : Film ini mengandung lima pokok ideologi, yaitu fasisme, nasionalisme, sosialisme, individualisme, dan konservatisme.