Muhlisin Muhlisin
Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGATASI KRISIS MORAL GENERASI Z DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENE (AI) Aprilia Kartika Muhtar; Reva Dwi Ariendra; Fella Sufah Qotrunnadya; Muhlisin Muhlisin; Abul Mafaakhir
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan Generasi Z, khususnya dalam perilaku moral dan pembentukan karakter mereka. Paparan teknologi digital yang tidak terbatas meningkatkan risiko degradasi moral, seperti melemahnya kontrol diri, pergeseran nilai-nilai, serta munculnya perilaku negatif di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam menghadapi krisis moral yang dialami oleh Generasi Z di era AI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (library research) untuk mengkaji pengaruh AI terhadap perilaku moral Generasi Z, tantangan yang dihadapi Pendidikan Agama Islam, serta strategi penguatan nilai-nilai moral berbasis ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI tidak hanya berkontribusi terhadap penurunan nilai-nilai moral di kalangan generasi muda, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif apabila dimanfaatkan secara etis dan terarah. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter Qur’ani dengan memperkuat nilai-nilai tauhid, akhlak, adab, literasi digital, serta etika dalam penggunaan teknologi. Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta integrasi teknologi yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam, pendidikan Islam dapat menjadi solusi komprehensif dalam membangun ketahanan moral Generasi Z di era digital dan Artificial Intelligence (AI).
Strategi Inkuiri Augmented Reality dengan Aplikasi Merge Cube untuk Materi IPA di Sekolah Dasar Taufik Afandi; Muhlisin Muhlisin; Abdul Khobir
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i1.5370

Abstract

The decline in students' interest in learning science in elementary schools is a crucial issue that affects their in-depth understanding of scientific concepts. This research aims to develop and analyze the effectiveness of an inquiry learning strategy based on Augmented Reality (AR) with the Merge Cube application in increasing student engagement and understanding of science material. The research method used is development research (R&D) with a quasi-experimental approach, involving elementary school students as subjects. Data was collected through observation, learning results tests, and student response questionnaires. The research results show that the application of inquiry strategies with the support of Merge Cube significantly increases students' conceptual understanding, science process skills and learning motivation. Findings also show that AR-based learning experiences create more interactive and contextual learning. In conclusion, the integration of AR technology in an inquiry approach is an effective strategy for science learning in elementary schools. Researchers recommend the use of AR media such as the Merge Cube as a learning innovation at the elementary level, as well as teacher training to optimize its use in the classroom.