Syifa suhanura
Universitas islam negeri sulta syarif kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BUDAYA MENUNDUKKAN BADAN DALAM MASYARAKAT MELAYU RIAU PERSPEKTIF ETIKA SOSIAL AL-QUR’AN Nahdatul Fitri; Syifa suhanura; Yulan permata; Edi Hermanto
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya menundukkan badan saat melintas di hadapan orang lain merupakan salah satu ekspresi etika sosial yang hidup dalam masyarakat melayu Riau. Praktik ini tidak sekedar gerak tubuh simbolik, melainkan bentuk komunikasi nonverbal yang merepresentasikan nilai kesantunan, penghormatan, kerendahan hati, dan kesadaran posisi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna budaya menundukkan badan dalam perspektif etika sosial Al-Quran serta menelaah relevansinya dalam dinamika sosial masyarakat melayu Riau kontemporer, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka(Library research ) melalui analisis tafsir tematik (Maudhu'i) terhadap ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan etika sosial, yaitu Surah Al-Baqarah ayat 83, Ali Imran ayat 159, Thaha ayat 44, Al-Isra' ayat 23 , serta Surah An-Nisa ayat 36 dan 38. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya menundukkan badan merupakan artikulasi lokal dari nilai- nilai Qur'ani seperti ihsan, kelembutan, kasih sayang, dan keadilan sosial.Gestur ini mencerminkan konsep kerendahan diri yang bersifat etis dan spritual, bukan subordinasi struktural. Namun, modernisasi dan globalisasi menyebabkan terjadinya pergeseran makna di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan Living Al-Qur'an untuk merekontekstualisasi budaya lokal sebagai medium internalisasi nilai Al-Qur'an agar tetap relevan dan bermakna dalam kehidupan sosial modern.