Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran guru dalam menangani siswa dengan kecepatan belajar yang berbeda terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI di UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar. Perbedaan kecepatan belajar merupakan realitas di kelas yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesenjangan hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis dan sistematis. Guru memegang peran strategis sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator dalam mengakomodasi kecepatan belajar yang beragam melalui pembelajaran diferensiasi, bimbingan individual, serta pengelolaan kelas yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar yang berjumlah 41 siswa, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Variabel bebas adalah peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar siswa, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur peran guru dan tes untuk mengukur hasil belajar matematika, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal dan peran guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai signifikansi regresi sebesar 0,001 (< 0,05) dengan koefisien regresi positif sebesar 0,68 menunjukkan bahwa semakin baik peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar, semakin tinggi pula hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kecepatan belajar siswa, sehingga mampu mengurangi kesenjangan hasil belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran guru dalam menangani siswa dengan kecepatan belajar yang berbeda terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI di UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar. Perbedaan kecepatan belajar merupakan realitas di kelas yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kesenjangan hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir logis dan sistematis. Guru memegang peran strategis sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator dalam mengakomodasi kecepatan belajar yang beragam melalui pembelajaran diferensiasi, bimbingan individual, serta pengelolaan kelas yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI UPTD SD Negeri 122350 Pematangsiantar yang berjumlah 41 siswa, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Variabel bebas adalah peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar siswa, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur peran guru dan tes untuk mengukur hasil belajar matematika, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal dan peran guru berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Nilai signifikansi regresi sebesar 0,001 (< 0,05) dengan koefisien regresi positif sebesar 0,68 menunjukkan bahwa semakin baik peran guru dalam menangani perbedaan kecepatan belajar, semakin tinggi pula hasil belajar matematika siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kecepatan belajar siswa, sehingga mampu mengurangi kesenjangan hasil belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar