This Author published in this journals
All Journal Pengabdian Seni
Idan Kurnia Syah Alam
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kompetensi Pengrajin Mebel melalui Pelatihan Pembuatan Interior Kayu dengan Metode Pull Down System Riza Septriani Dewi; Idan Kurnia Syah Alam
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i2.17667

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi program penyuluhan seni pengembangan mebel interior pada pengrajin "Wiguna Furniture", di Kelurahan Pendowoharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan pengabdian adalah memaparkan metode pull down system dalam meningkatkan kualitas dan produksi mebel yang ramah lansia. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan community-based design meliputi sosialisasi dan workshop/pelatihan. Program penyuluhan diikuti oleh 5 Pengrajin Mebel  Wiguna Furniture sebagai peserta dengan total pertemuan dan pelatihan sebanyak 12 kali dalam jangka waktu 2 bulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program penyuluhan berhasil membuat lemari atas dengan metode pull down system. Melalui evaluasi pada akhir pelatihan, Pengrajin Mebel  Wiguna Furniture telah berhasil membuat inovasi produksi mebel mereka seperti lemari atau rak atas.  Pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan model pengembangan mebel lokal berbasis masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal. This article examines the implementation of an interior furniture development art education program for craftsmen at Wiguna Furniture, located in Pendowoharjo Village, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. The program aims to introduce the pull-down system method to improve furniture quality and produce elderly-friendly designs. Implemented through a community-based design approach, the activities included socialization, workshops, and hands-on training. Five Wiguna Furniture craftsmen participated in a total of 12 sessions over two months. The results showed that the program successfully produced upper cabinets using the pull-down system method. Evaluation results indicated that the craftsmen were able to apply innovative design principles and integrate accessibility into their furniture products, particularly in upper cabinets and shelves. Overall, this community service activity strengthened an innovative, sustainable, and locally oriented model of community-based furniture development, contributing to the empowerment of local craftsmen and promoting inclusive and user-friendly furniture design.