Nabila Zahira
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan dan Dukungan Lingkungan terhadap Anak Autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Bengkulu Nabila Zahira; Fredela Nesyah; Dhea Aulia; Ramadhan Saputra
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i3.9799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan anak denganspektrum autisme serta bentuk dukungan lingkungan keluarga dan sekolah dalam konteks pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Bengkulu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan seorang anak dengan diagnosis autisme sebagai subjek utama serta orang tua dan guru pendamping sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi perilaku, serta dokumen sekolah yang berkaitan dengan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat medis berupa demam tinggi dan kejang berulang sejak masa balita memberikan dampak signifikan terhadap keterlambatan perkembangan, terutama dalam kemampuan bicara dan motorik. Rutinitas harian yang terstruktur, mulai dari aktivitas pagi, olahraga, makan, istirahat, hingga kegiatan religius seperti mengaji dan sholat, terbukti membantu regulasi perilaku dan kestabilan emosi anak. Pada aspek kemandirian, anak menunjukkan perkembangan positif melalui kemampuan bina diri seperti menjaga kebersihan, membuang sampah, bermain sepeda, hingga mengelola preferensi makan dengan baik. Namun demikian, kemampuan interaksi sosial masih terbatas, ditandai dengan kecenderungan bermain sendiri dan menggunakan komunikasi berbasis isyarat di kelas tunawicara. Dukungan keluarga berperan penting melalui pendampingan belajar, pemberian motivasi, dan penguatan emosional, sementara sekolah memberikan stimulus perkembangan melalui strategi pembelajaran adaptif, pemberian reward, serta penciptaan lingkungan belajar yang ramah anak autis. Temuan ini menegaskan bahwa perkembangan anak autis sangat dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, pola asuh keluarga, dan intervensi sekolah. Oleh karena itu, sinergi antara orang tua, guru, dan lingkungan sekitar menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas perkembangan anak autis di SLB, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun kemandirian.